Valentino Rossi Putuskan Pensiun dari Balap MotoGP

Valentino Rossi
Valentino Rossi (Motogp)

KLIKPOSITIF - Valentino Rossi memutuskan pensiun dari MotoGP pada akhir musim 2021. Pembalap Petronas Yamaha SRT itu mengumumkan keputusan tersebut dalam konferensi pers, Kamis (5/8/2021), malam WIB.

"Seperti yang saya katakan pada minggu lalu, saya mengonfirmasi, bahwa saya akan berhenti dari dunia MotoGP," ucap Rossi dalam konferensi pers tersebut, Kamis (5/8/2021).

baca juga: Honda Bawa Dua Teknologi Keamanan Baru Berbasis Kecerdasan Buatan

Lebih lanjut, ia juga mengatakan tidak bisa melupakan momen indah selama berkarier di MotoGP. Juara dunia MotoGP tujuh kali itu mengucapkan terima kasih atas semua momen indah selama kariernya.

"Saya tidak akan bisa melupakan banyak momen indah selama berkarier di MotoGP. Terima kasih atas semuanya, dengan begitu saya tidak akan balapan lagi di MotoGP 2022," lanjutnya.

baca juga: Kawasaki Sedang Persiapkan Motor Listrik untuk Tahun Depan

Sebelumnya, Rossi sempat dikaitkan timnya, VR 46 Aramco Racing Team. Akan tetapi, keputusan Rossi kali ini sudah bulat. Ia tidak akan membalap pada MotoGP 2022.

Rossi akan selalu dikenang sebagai salah satu pembalap terhebat dalam sejarah MotoGP. Sebab, sejak tampil di kelas 125cc hingga MotoGP, Rossi telah mengukir banyak prestasi.

baca juga: Yamaha Masih Kesulitan Hadapai Kecepatan Ducati, Quartararo Masih Pikir-Pikir Perpanjang Kontrak

Koleksi 9 Gelar

Sejauh ini, The Doctor --julukan Rossi- sudah mengoleksi sembilan gelar. Dia menilai ada peluang untuk menggenapinya menjadi 10, tetapi gagal.

baca juga: Gandeng Amazon, Dorna Buat Serial Dokumenter MotoGP untuk 2022

Adapun kesembilan gelar itu Rossi raih sejak kiprahnya di kelas 125cc hingga MotoGP. Rossi meraih satu gelar di kelas 125cc dan satu gelar lainnya di kelas 250cc. Selanjutnya, Rossi merengkuh tujuh gelar MotoGP.

Sebanyak tiga gelar MotoGP diraih saat Rossi membalap untuk Honda pada 2001, 2002, dan 2003. Sementara itu, empat lainnya dibukukan bersama Yamaha pada 2004,2005, 2008, dan 2009.

Editor: Eko Fajri