Tim Balap VR46 Ramaikan MotoGP Musim Depan, Bagaimana dengan Rossi?

.
. (Net)

KLIKPOSITIF - Tim balap milik Valentino Rossi , VR46 Racing Team akan memanaskan ajang MotoGP musim depan setelah mendapat dukungan dari perusahaan minyak Arab Saudir, Aramco dan Ducati. Meski demikian, nasib Rossi di MotoGP belum diketahui.

VR46 akan menggunakan motor Ducati untuk tiga tahun ke depan namun belum diputuskan siapa yang akan membalap untuk tim milik juara dunia sembilan kali itu.

baca juga: Ini Profil dan Perjalan Karir Noah Gesser, Pemain Muda Ajax Keturunan Indonesia yang Meninggal Akibat Kecelakaan

Rossi , yang saat ini berusia 42 tahun, menjadi pebalap paling senior di grid MotoGP dan pada Kamis menyatakan bahwa akan "sangat sulit" baginya untuk membalap meski mendapat dukungan dari sponsor utama.

Adik tiri Rossi , Luca Marini kemungkinan besar akan mengisi bangku di tim VR46.

baca juga: TC Timnas Tergantung Pemerintah Terkait PPKM Level 4

Pangeran Arab Saudi Abdulaziz bin Abdullah Al Saud menyatakan jelang Grand Prix Belanda bahwa ia telah mengamankan kontrak selama lima tahun untuk mensponsori tim VR46.

"Bagi saya akan sangat luar biasa apabila Valentino Rossi bisa berkompetisi dalam beberapa tahun ke depan sebagai pebalap dari Aramco Racing Team VR46 bersama adiknya Luca Marini," kata sang pangeran.

baca juga: Noah Gesser Meninggal, Ajax Kibarkan Bendera Setangah Tiang di Kompleks Latihan

Sedangkan Rossi , yang tahun ini membalap untuk tim Petronas Yamaha, belum memutuskan masa depannya setelah musim ini.

"Saya masih belum memutuskan karena saya akan berpikir lebih dalam selama jeda (musim panas)," kata Rossi .

baca juga: Kontrak Tinggal 1 Musim, Fiorentina Tawarkan Kaptenya ke Cagliari

"Saya juga harus bicara dengan Yamaha dan tim... start musim ini hingga sekarang tidak terlihat fantastis, jadi saya kira akan sangat sulit apabila saya akan membalap juga tahun depan."

"Sang pangeran selalu mendorong saya untuk membalap di tim saya tahun lalu dengan Ducati, tapi saat ini saya rasa itu akan sangat sulit."

Editor: Eko Fajri