Tak Kunjung Memberikan Hasil Bagus di MotoGP, Pol Espargaro Mengaku Frustasi

Pol Espargaro
Pol Espargaro (net)

KLIKPOSITIF - Pol Espargaro belum memperlihatkan hasil memuaskan bersama Honda . Espargaro mengungkapkan kekecewaannya setelah ia finis P10, satu posisi di belakang tandemnya. Ia juga beberapa kali terjatuh di sepanjang akhir pekan.

"Kami tidak memiliki traksi, kami tidak bisa berbelok dan kecepatan kami tidak bagus. Saya tidak bisa membalap dengan mulus, jadi saya membalap kaku," ujarnya.

baca juga: Ikut Komentari Penampilan Rossi, Ini Kata Lorenzo

Setelah hasil positif tes pramusim dan tampil cepat di dua seri pembuka tahun ini, Espargaro kini mengaku tak tahu masalah yang ia hadapi."Saya tidak tahu apakah diri saya, apakah motor ini, apakah paket yang saya gunakan, gaya membalap saya, elektronik, saya tidak tahu. Kami menggunakan paket yang berbeda... dan sulit memahami apa yang bekerja dan apa yang tidak," katanya.

Espargaro mengatakan dia selalu tahu ketika punya masalah. Dia ingin tahu kenapa saya memiliki masalah sehingga masalah itu bisa dicegah. "Dan saya merasa bahwa kami tidak tahu apa yang terjadi. Saya tidak tahu, dan ini membuat saya sangat marah," katanya lagi.

baca juga: Espargaro Keluhkan Cara Honda Kembangkan Motor

Espargaro mengungkapkan setidaknya tiga paket berbeda dari motor RC213V digunakan di Jerez; satu untuk Marc Marquez, satu dengan sasis 2020 untuk Takaaki Nakagami dari tim satelit LCR Honda , dan satu lagi untuk dirinya sendiri. Pabrikan Jepang itu hari ini berusaha menemukan jawaban atas jebloknya performa mereka di awal musim ketika MotoGP menggelar tes ofisial selama satu hari di Jerez.

Marquez tampak menggunakan sasis 2021 dan 2020 di garasi tim Repsol Honda , bersama sang adik Alex Marquez dan Nakagami menguji paket aerodinamika baru.

baca juga: Usai Operasi Arm Pump, Quartararo Berharap Pulih untuk MotoGP Perancis

Espargaro mengaku sangat frustrasi karena tidak tahu apa yang harus diperbaiki (selema tes ofisial). Karena saya sendiri yang menggunakan paket saya, jadi siapa yang bisa saya jadikan perbandingan? Ini yang membuat saya frustasi, tidak memahami hal. Saya rasa kami akan lebih baik jika kami memiliki hal yang sama," katanya.

Editor: Ramadhani