Kecelakaan di Austria, Yamaha Ungkap Penyebab Masalah Pada Motor Vinales

Vinales
Vinales (net)

KLIKPOSITIF - Maverick Vinales mengalami kecelakaan tragis pada balapan MotoGP di Sirkuit Red Bull Ring Austria, Minggu 23 Agustus lalu. Untungnya pebalap Yamaha itu masih selamat meski mengalami kecelakaan akibat remnya blong.

Tim Monster Energy Yamaha akhirnya buka suara terkait penyebab masalah rem blong itu. Direktur Tim Monster Energy Yamaha , Massimo Meregalli menyebut rider berjuluk Top Gun itu menggunakan sistem rem Brembo standar, alih-alih yang terbaru seperti milik tiga pebalap Yamaha lainnya.

baca juga: Karena Hal Ini, Maverick Vinales Merasa Tidak Dianggap di Tim Yamaha MotoGP

Yamaha memutuskan memasang sistem pengereman lama di motor Vinales lantaran pebalap Spanyol itu memang tak merasa nyaman dengan pembaruan yang diberikan tim. Di seri sebelumnya, yakni di MotoGP Austria, sistem pengereman Yamaha mengalami masalah overheating.

Saat Valentino Rossi, Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli menggunakan sistem pengereman terbaru, Vinales tetap memakai perangkat sebelumnya. Meregalli mengaku tak memprediksi penggunaan sistem pengereman standar bisa berakibat begitu fatal bagi Vinales.

baca juga: Jadi Juara Dunia MotoGP 2020, MIr Tak Sabar Nantikan Kemunculan Marquez

Jika mengetahui dampaknya bakal begitu parah, yakni motor mengalami kerusakan sistem pengereman yang menyebabkan blong, Yamaha disebut Meregalli takkan membiarkan Vinales membalap dengan sistem itu.

"Apa yang terjadi kepada Vinales adalah sesuatu yang tidak kami prediksi. Kami menggunakan sistem pengereman standar yang berbeda dengan Rossi, Quartararo dan Morbidelli," ungkap Meregalli dilansir dari Crash.net.

baca juga: Digeser Carl Cruthlow Sebagai Tets Rider Yahama, Ini Kata Lorenzo

"Hal itu karena Vinales tidak mengalami masalah dan dia justru kesulitan dengan sistem baru di MotoGP Austria. Karena alasan ini kami memutuskan memakai sistem lama."

Editor: Ramadhani