Musorkab KONI Kabupaten Solok Dilaporkan ke KONI Sumbar

KONI Sumbar
KONI Sumbar (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF - Sejumlah cabang olahraga di Kabupaten Solok mengadu ke Komite Olahraga Nasional ( KONI ) Sumatera Barat, Selasa (21/7). Kedatangan mereka diterima langsung Ketua KONI Sumbar Syaiful, Kabid Media Promosi AKBP (Purn) Sareng Suprapto, dan Ketua Tim Media Humas Ridho Syarlinto.

Tujuan kedatangannya untuk menyampaikan aspirasi atas ketidakpuasan mereka terhadap hasil Musyawarah olahraga kabupaten (Musorkab), untuk memilih Ketua KONI Kabupaten Solok masa bakti 2020-2024.

baca juga: Sempat Berpolemik, Pengurus KONI Kabupaten Solok Periode 2020-2024 Akhirnya Dilantik

"Kami tidak puas atas hasil Musorkab KONI Kabupaten Solok bukan karena kandidat yang kami usung kalah, tapi karena mereka melanggar AD/ART KONI dan juga Tatib Musorkab. Ada delapan aspirasi yang kami sampaikan kepada Pak Ketua KONI Sumbar," ucap Madra Indriawan dari Cabor Hapkido Kabupaten Solok.

Pada kesempatan itu juga hadir Riki Rizo Ketua Koordinator, cabor sepakbola (Askab PSSI) yang diwakili Sofriwandi, Cabor Panjat Tebing (FPTI) yang diwakili oleh Haryanto Arbi, Cabor Arung Jeram (FAJI) yang diwakili Boni.

baca juga: Pemprov Sumbar Komit Anggarkan Dana untuk Olahraga

Madra mengatakan, pelanggaraan AD/ART serta Tatib Musorkab sudah disampaikan, bahkan hujan interupsi dilakukan sampai sejumlah cabor walk out dari ruang sidang juga sudah dilaksanakan, sebagai bentuk tidak setuju atas kegiatan Musorkab dinilai menguntungkan salah satu kandidat.

Bahkan sembilan cabor ini curhat Madra juga sudah melayangkan surat Mosi Tak Percaya, dengan melampirkan delapan item alasan. "Pelanggaran konstitusi AD/ART KONI yang dilakukan terdapat pada Bab V Pasal 35 Ayat 1 Poin B, yang menyatakan bahwa pemberitahuan kepada peserta Musorkab dilakukan secara tertulis sekurang-kurangnya 14 hari kalender sebelum Musyorkab. Kemudian, bahan tertulis sudah diberikan kepada peserta sekurang-kurangnya 7 hari sebelum Musyorkab," jelasnya.

baca juga: Konselor Olahraga Motivasi Atlet PON Sumbar

"Kenyataannya pemberitahuan hanya 12 hari melalui pesan pendek WhatsApp saja, tidak tertulis. Malah bahan Musyorkab diserahkan pada hari H pelaksanaan tanpa ada Laporan Pertanggung Jawaban Pengurus Masa Bakti lalu,"terangnya.

Lalu ia berpendapat, sidang pembentukan panitia penjaringan harus dilakukan melalui mekanisme sidang pleno. Namun hal itu tidak dilakukan, malah ia sebagai Sekretaris KONI masa bakti 2016-2020 sama sekali tak tahu menahu pembentukan panitia ini.

baca juga: KONI Sumbar Akan Undang Atlet Nasional untuk Pembekalan dan Motivasi Atlet

Selanjutnya dalam Tatib tidak ada mengatur perihal pemilihan dengan aklamasi."Jadi menurut kami juga tak sah pemilihan secara aklamasi, karena tak ada dalam Tatib. Yang ada pemilihan dengan cara pemungutan suara. Tapi sayangnya tak bisa dilakukan pemungutan suara. Karena kandidat kami tak diundang dalam Musyorkab. Kandidat kami juga tak ada diberitahu apakah gugur dalam seleksi kandidat atau memenuhi syarat untuk bertarung dalam Musyorkab. Ini kejanggalan yang nyata,"tegasnya.

Pihaknya menilai ada indikasi kecurangan dalam proses Musorkab. Karenanya, mereka menegaskan tidak mengakui seluruh proses Musorkab yang dinilai cacat hukum.

"Maka dari itu kami ke KONI Sumbar meminta Ketua KONI Sumbar meninjau kembali Hasil Musyorkab atau menunjuk Karteker untuk jalankan roda organisasi KONI Kabupaten Solok, karena Pengurus KONI sebelumnya belum di demisionerkan. Malah hasil Musorkab secara aklamasi hanya ditetapkan oleh Pimpinan Sidang Sementara yang diisi oleh SC saja, bukan Pimpinan Sidang Musyorkab," pintanya.

Ketua KONI Sumbar Syaiful dalam kesempatan itu menyampaikan, akan menelaah terlebih dahulu aspirasi yang disampaikan cabang olahraga dari Kabupaten Solok.

"Kami akan investigasi secara mendalam terkait permasalahan yang terjadi di KONI Kabupaten Solok. Setelah menerima aspirasi cabor, kami akan panggil panitia Musorkab, serta langkah lainnya, guna mencari akar masalah serta penyelesaiannya,"pungkas Syaiful. (*)

Editor: Fitria Marlina