Rawat Onthel Warisan Keluarga, PNS di Pessel Ini Tidak Jarang Pinjamkan Sepedanya Untuk Dekorasi Pemotretan

Sepada Onhtel turun temurun milik Andreas yang masih terjaga hingga kini
Sepada Onhtel turun temurun milik Andreas yang masih terjaga hingga kini (Dok. Andreas)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Keberadaan sepada onthel di Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat cukup jarang ditemui. Meski-pun begitu, bukan berarti tak ada masyarakat yang menyimpan benda antik ini di daerah itu.

Seperti sepada onthel yang dimiliki, Andreas (34), PNS di Pessel terlihat masih terawat dengan baik. Sepeda yang pernah menjadi moda transportasi zaman Hindia Belanda yang dimilikinya itu merupakan warisan turun temurun yang ia dapat dari orangtuanya.

baca juga: Besok, Proses Belajar Tatap Muka di Pariaman Dimulai

"Bukan koleksi, karena kebetulan warisan saja. Dan saya, juga sudah meminatinya sejak kecil," ungkapnya kepada KLIKPOSITIF .

Model onthel yang dimiliki Andreas adalah onthel religh atau yang biasa disebut juga dengan nama sepada unta betina. Memiliki onthel, baginya ada nilai tersendiri, apalagi tak banyak lagi orang menyimpannya.

baca juga: Karena Tiga Hal, DPRD Agenda Interpelasi Bupati Pessel

"Ya, untuk menjaga kelestarian onthel, sekaligus memamerkan nilai estetikanya," terang Andreas.

Ia-pun, mulai mengagumi benda langka ini sejak kecil, dan bahkan bersama teman-teman pencinta onthel lainnya mereka sempat membuat komunitas di Kota Painan.

baca juga: Tujuh Unit Kios Terbakar di Padang Pariaman

"Itu tahun 2016 lalu, tapi karena kesibukan masing-masing menjadi vakum sejak 2018. Saat di kominitas itu setidaknya ada 16 orang yang bergabung termasuk saya, dan ada juga di antara anggota kita itu yang memiliki onthel ini lebih dari satu unit," ujarnya.

Kendati tidak lagi bisa aktif di komunitas onthel, karena kesibukan. Saat ini, sepada onthel itu tak jarang dipinjamkan untuk digunakan sebagai dekorasi, baik pemotretan dan pajangan pesta nikah, event bahkan juga foto pernikahan.

baca juga: Lolos Saat Penangkapan Pengedar Sabu, TM Kini Jadi Buronan Polisi Pariaman

"Soal show atau gowes, karena jarang ada waktu. Jadi saat ini, untuk melestarikan tetap saya jaga dengan baik," ulasnya.

Saat ini melihat kelangkaan onthel, ia selalu berharap benda yang memiliki sejarah itu, tetap banyak orang menjaga. Apalagi, tidak hanya sekedar unik, namun juga sudah bernilai materi.

"Saya berhap kembali muncul komunitas-komunitas onthel ini dan kembali keluar dari persembunyiannya. Menciptakan barisan cantik di jalanan Painan dan sekitarnya. Terutama di masa pandemi ini, di mana sepeda kembali marak, karena merupakan olahraga yang cocok dengan aturan new normal," tutupnya.

Tren bersepeda membuat sebagian orang lebih memilih olahraga sepeda saat waktu santai atau mengisi waktu libur. Tren ini tidak saja terjadi di perkotaan, tapi juga mulai merambah pedesaan.

Selain sehat dan ramah lingkungan, bersepeda dinilai sangat cocok di masa pandemi, karena selalu menjaga jarak. Bahkan, bersepeda saat ini telah menjadi hobi bagi sejumlah orang.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Eko Fajri