Tim Teknis KONI Sumbar Sebut Kondisi Atlet yang Berdomisili di Padang Masih Baik

Latiha bersama atlet PON
Latiha bersama atlet PON (KLIKPOSITIF/Fitria Marlina)

PADANG, KLIKPOSITIF - Konsultan fisik Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI ) Sumatera Barat, Rina Ambar Dewanti mengatakan tes kemampuan fisik atlet dibagi dalam beberapa komponen fisik dan parameter.

"Tes kemampuan fisik dibagi atas empat komponen fisik dengan sepuluh parameter yang ada. Jadi kita mau mengukur kecepatan, daya tahan, kekuatan, dan fleksibilitas. Misalnya pada kekuatan perut maka kita akan ambil shit up satu menit berapa, kekuatan maksimum untuk melempar itu dengan medis simpul dengan kecepatan kita ambil 20 meter sprint, kemudian 400 meter, dan tiran untuk mengetes kelincahan dan koordinasinya dia bagaimana," tuturnya.

baca juga: Pemprov Sumbar Komit Anggarkan Dana untuk Olahraga

Selain itu, juga ada fleksibilitas, ada split, dan daya tahan sehingga ada sepuluh kolom parameter yang dilakukan. "Sehingga atlet hari ini adalah atlet-atlet benar-benar harus prima, tidak bisa di cut salah satu dari sepuluh parameter tersebut," jelasnya.

Ambar mengatakan kondisi atlet sejauh ini yang berdomisili di Padang masih bisa terkontrol. "Kira-kira ada 45 atlet yang latihan yang dipantau bersama saya dan bersama saya dan dibantu bersama saya ,dan ada juga atlet yang punya komunikasi pribadi dengan saya bahwa mereka perlu program latihannya, jadi atlet-atlet yang diluar Padang pun ada juga beberapa yang masih mengikuti program latihan yang saya kirim karena mereka memerlukan itu, tergantung pelatihnya," jelasnya.

baca juga: Konselor Olahraga Motivasi Atlet PON Sumbar

Selain itu, Ambar mengaku juga senang memberikan arahan secara pribadi bagi atlet yang menghubunginya. "Kalau pelatihnya dari beberapa cabang olahraga memiliki niat baik untuk menanya saya, saya dengan senang hati memberikan program dan personal tauch sama atlet tersebut," tuturnya. (*)

Editor: Fitria Marlina