Official Tim Balap TdS 2019 Keluhkan Hal Ini

Pebalap saat melintasi Kelok 44 Agam
Pebalap saat melintasi Kelok 44 Agam (KLIKPOSITIF/Haswandi)

AGAM , KLIKPOSITIF -- Offisial tim KFC Cycling menganggap jarak penginapan yang disediakan terlalu jauh dengan beberapa lokasi race yang diadakan.

"Lokasi penginapan terlalu jauh dengan lokasi race, jadi itu membuat pebalap yang akan berlaga kelelahan saat mengikuti race," ujar Sport Director tim tersebut, Aliza Gibran kepada KLIKPOSITIF .com, Selasa 5 November 2019.

baca juga: 8 Unit Bangunan Habis Terbakar di Dekat Pasar Maninjau Agam

Ia mengatakan, pada race pertama, pebalap dan official menginap di Kota Padang, sementara lokasi start berada di daerah Pariaman.

Hal yang sama juga terjadi pada etape kedua hingga etape kelima yang dilaksanakan pada Rabu 6 November 2019.

baca juga: Tambah 27 Pasien, Kasus COVID-19 di Agam Tembus 400-an

"Yang lebih parah itu saat etape keempat dari Dharmasraya ke Sawahlunto. Kami diinapkan di daerah Tanah Datar dan start di Dharmasraya. Empat jam sebelum race pebalap harus naik mobil dan itu membuat mereka kelelahan," lanjutnya.

Menurutnya, setelah race dilaksanakan, seharusnya pebalap dan official sudah berada di lokasi race selanjutnya.

baca juga: Wali Nagari: Ampang Gadang Berstatus Zona Merah COVID-19

"Kalau skemanya seperti ini, pebalap tidak akan banyak memiliki waktu istirahat," sambungnya.

Hal yang sama berkemungkinan terjadi pada tim Marshal yang mengalami kecelakaan pada etape keempat kemarin.

baca juga: Kasus Positif COVID-19 di Agam dan Bukittinggi Terus Bertambah

Salah seorang anggota Marshal mengatakan, saat etape keempat mereka harus sudah bertolak dari Bukittinggi tempat menginap ke Dharmasraya lokasi race sekitar pukul 04.00 WIB.

"Energi benar-benar terkuras, karena kami istirahat hanya beberapa jam saja dan langsung kembali ke lokasi start. Tapi itu sudah menjadi resiko pekerjaan dan kami harus tetap konsisten dengan aturan," ujarnya.

[Halbert Caniago]

Penulis: Iwan R