Tuo Silek Malaysia: Silek Minangkabau Masih Sangat Asli

Tuo silek Malaysia, Zainul Azhar atau Uda Joni dan ketua rombongan tuo silek Malaysia, Azman Bin Daud atau Pak Man Kampa.
Tuo silek Malaysia, Zainul Azhar atau Uda Joni dan ketua rombongan tuo silek Malaysia, Azman Bin Daud atau Pak Man Kampa. ( KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat Kampai)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Perwakilan tuo silek asal Malaysia, Zainul Azhar yang ikut pada Payakumbuh Alek Silek di Rumah Gadang Salo, Kelurahan Limbukan, Payakumbuh Selatan menyebut, silek Minangkabau masih sangat asli karena daerah ini merupakan tempat lahirnya seni beladiri tersebut.

Zainul Azhar atau yang akrap disapa Uda Joni itu menyebut, dia bersama empat orang perwakilan Malaysia sudah berada di Sumatera Barat selama tiga hari terakhir. Sebelum ke Kota Payakumbuh, mereka terlebih dahulu sudah singgah di Kota Sawahlunto dan Kabupaten Tanah Datar.

baca juga: Filosofi Ayam dan Silek Minang

"Bagi kami silek di Sumbar ini masih terlalu asli karena disini adalah sumber silek Minangkabau . Kalau di Malaysia itu kami sudah tercampur karena posisi kami yang di tengah-tengah, maka kami sedikit banyak sudah terpengaruh dengan berbagai teknik dan disiplin beladiri lain," katanya kepada KLIKPOSITIF , Senin 12 November 2018.

Menurutnya, salah satu tujuan kedatangan rombongan Malaysia ke Sumbar adalah untuk mengembalikan keaslian silek Minangkabau di Malaysia. "Kami di Malaysia juga membuka Surau atau disana kami sebut studio bagi orang-orang Malaysia dan anak-anak Minang untuk belajar silek Minangkabau ," katanya.

baca juga: Dampak Pandemi Covid-19, Ini Imbauan Ikatan Pelajar Minang Internasional Kepada Mahasiswa di Seluruh Dunia

Dijelaskannya, Malaysia sebagai negara yang masih satu rumpun dengan Minangkabau juga terdapat daerah yang khusus menjadi perkampungan orang Minangkabau , yaitu Negeri Sembilan khas orang Minang

"Untuk kami ini adalah peluang terbaik untuk berkolaborasi, berkumpul keluarga yang mungkin sudah lama terpisah. Kenal mengenal, berdialog dan menghimbau balik untuk mengembangkan silek Minangkabau ," ulasnya.

baca juga: Panjang Kuburan Tua di Agam Ini Mencengangkan, Warga Sebut Makam Datuak Tan Barido

Rombongan tuo silek Malaysia yang hadir dalam kesempatan itu diketuai oleh Azman Bin Daud atau dikenal dengan nama panggilan Pak Man Kampa. Silek minang adalah silek keluarga dan banyak orang minang ke Malaysia sebagai pejuang seperti pekerja upahan atau berniaga.

"Anak Minangkabau seperti diketahui sebelum keluar harus dibekali silek . Dulu hanya diajarkan kepada keluarga karena sekarang kurang yang berminat terhadap silek kami ingin ikut memulihkan bidaya ini kembali," pungkasnya Uda Joni mengakhiri.

baca juga: Mengenang Sejarah Nagari Minangkabau, Pemnag akan Bangun Museum Tanduk Kerbau

[Taufik Hidayat Kampai]

Penulis: Agusmanto