Etape 7 Jadi Penentu, Pebalap Indonesia Optimis Juara

Etape ke-7 yang digelar hari ini akan menjadi balapan kunci untuk yang akan berpengaruh besar untuk menentukan juara umum Tour de Singkarak 2018
Etape ke-7 yang digelar hari ini akan menjadi balapan kunci untuk yang akan berpengaruh besar untuk menentukan juara umum Tour de Singkarak 2018 (ist)

PADANGPANJANG , KLIKPOSITIF  - Etape ke-7 yang digelar hari ini akan menjadi balapan kunci yang akan berpengaruh besar untuk menentukan juara umum Tour de Singkarak 2018. Pada rute sepanjang 194.4 kilometer inilah pertarungan habis-habisan akan terjadi.

Muhammad Abdurrohman, pebalap KFC Cycling Team mengatakan dengan mengunci etape ke-7 membuat balapan di etape terakhir bisa tanpa beban. Menurutnya di etape inilah semua pebalap akan mengerahkan segala kemampuan yang ada.

baca juga: Lagi, Hermanto Serahkan Bantuan Alsintan untuk Poktan di Solsel

"Kita sebagai tim optimis bisa mengejar jarak waktu. Peluang untuk juara umum masih sama besar bagi semuanya," ujar Abdurrohman sebelum balapan.

Abdurrohman merupakan pebalap Indonesia dengan catatan waktu terbaik. Hingga etape enam dia telah membukukan waktu 22 jam 30 menit 54 detik, jersi merah-putih tidak pernah lepas dari tubuhnya sejak etape ketiga. Namanya sejajar dengan kandidat juara lain seperti Jesse Ewart atau Thanakhan Chaiyasombat.

baca juga: Wako Fadly Harapkan Capaian Maksimal dalam Sensus Penduduk pada September 2020

Jesse Ewart juga mengamini perkataan Abdurrohman. Pebalap asal Australia ini bakal "all out" pada etape ke-7. Segala kekuatan dalam tim, kata dia, akan dimaksimalkan untuk mendapatkan waktu terbaik.

"Pebalap akan bertarung habis-habisan. Setelah beberapa etape yang melelahkan semuanya akan ditentukan pada balapan ini," ujarnya.

baca juga: Beri Penghargaan pada Pensiunan ASN, Wako Fadly Amran: Terimakasih Atas Pengabdian Bapak dan Ibuk

Jesse mengatakan strategi tim akan tampil menekan sejak awal balapan. Memacu sepeda dengan maksimal sambil menjaga stamina tetap stabil hingga garis finis. Jesse sendiri telah memimpin klasemen pebalap tercepat sejak etape ketiga. Belum ada pebalap lain yang mampu melampaui catatan waktunya 22 jam 29 menit dan 49 detik. Pesaing terdekatnya adalah Thanakhan Chaiyasombat dari Thailand dengan selisih waktu 2 detik.

Etape ke-7 akan digelar Sabtu, 10 November 2018 dengan titik start di Kota Padang Panjang. Pebalap akan kembali melintasi tepian Danau Singkarak, lalu ke kawasan Alahan Panjang dan terus hingga finis di Solok Selatan. Akan ada tiga titik sprint dalam lintasan ini. Pertama terletak di kilometer ke-45.3 di pinggir danau, yang kedua di Surian dan yang ketiga di jalur lurus di Muara Labuh.

baca juga: Padang Panjang Puncaki Proporsi Test dalam Upaya Pencegahan COVID-19

Untuk Raja Tanjakan, terdapat dua titik KOM. Pertama terletak di kawasan Batu Dalam dengan ketinggian tanjakan 1516 meter. Titik KOM kedua berada di jalan menanjak Lubuk Selasih dengan ketinggian 1467 meter.

Sebelumnya pada etape 6 pebalap Bike Aid dari Jerman Clint Hendricks menjadi pebalap tercepat dengan catatan waktu 2 jam 32 menit 42 detik. Jersi Hijau dimenangkan oleh Oleksandr Polivoda dari Ningxia Sports Lottery - Livall Cycling. Jonel Carcueva dari Team Go For Gold menjadi Raja Tanjakan pada etape ke-6 ini. Dia mampu mengalahkan Oleksandr Polivoda dan Marcelo Felipe yang sebelumnya dominan di tanjakan.

[Ramadhani]

Penulis: Fitria Marlina