Ini yang Membuat Iannone Bisa Podium Saat MotoGP Aragon

Andrea Iannone
Andrea Iannone (Net)

MOTOGP , KLIKPOSITIF -- Pembalap pabrikan Suzuki di MotoGP, Andrea Iannone berhasil meraih hasil positif di balapan seri Aragon, Minggu 23 September 2018 lalu.

Pembalap asal Italia itu mampu menyodok ke barisan depan dan terlibat dalam persaingan ketat antara Marquez dan Dovizioso.

baca juga: Karena Hal Ini, Maverick Vinales Merasa Tidak Dianggap di Tim Yamaha MotoGP

Hal itu tentu sangat mengejutkan, apalagi mantan pembalap Ducati itu bukan salah satu jagoan juara di musim ini. Namun saat balapan akhir pekan lalu, ia tampak mampu mengimbangi motor GSX-RR.

"Kondisi saat balapan sangat berbeda, mungkin karena kami balapan setelah Moto2, atau karena cuacanya semakin panas. Tapi saya mampu menjaga kondisi ban dengan baik. Itu menjadi prioritas utama sepanjang akhir pekan," katanya.

baca juga: Jadi Juara Dunia MotoGP 2020, MIr Tak Sabar Nantikan Kemunculan Marquez

Dikutip dari Motorsport, ia mengaku bahwa saat latihan bebas ia mendapatkan masalah pada traksi, namun dengan sedikit mengubah gaya balap ia berhasil mengatasi hal tersebut.

"Saya paham kalau saya perlu membuka gas setahap demi setahap untuk hasil terbaik. Itu bukanlah perkara mudah," ucap dia.

baca juga: Digeser Carl Cruthlow Sebagai Tets Rider Yahama, Ini Kata Lorenzo

Sepanjang balapan, ia mengungguli rekan setimnya Alex Rins. Namun dibalik itu, Rins ternyata memiliki pengaruh besar atas keberhasilan Iannone.

Ternyata, dengan masalah pada motornya tersebut, Iannone memutuskan untuk menggunakan pengaturan motor Rins. Hal itu telah membantunya untuk mudah membuka gas lebih baik.

baca juga: Indonesia Hanya Masuk Daftar Balapan Cadangan, Menpora Optimis Motogp Terselenggara

"Perbedaan ini sempat tidak terdeteksi oleh data telemetri. Kini saya bisa agak mengesampingkan soal ban dan fokus untuk berakselerasi lebih baik, serta tidak mengerem berlebihan," sebut dia.

"Set-up Rins menjadi basis kami. Dengan motor selalu berkembang, saya bisa memenuhi kebutuhan. Ia memiliki sesuatu yang berbeda di bagian belakang. Saya pikir, tidak ada salahnya dicoba. Kami pun berhasil menjadi lebih baik," ungkapnya.

Lantas terkait penampilan melempemnya di musim ini, Iannone mengaku hal itu disebabkan karena pengaturan motor. Sebab, jika dengan motor kompetitif, ia bisa bertarung dengan siapa saja di lintasan.

"Saya sadar sepenuhnya, bila punya motor kompetitif, saya siap bertarung dengan siapa pun. Tidak perlu lagi menunjukkan kemampuan dan bakat saya," pungkasnya kemudian.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa