Hal Ini yang Menjadi Alasan Luis Milla Pilih Eksekutor Penalti

Luis Milla
Luis Milla (bola.net)

KLIKPOSITIF -- Timnas Indonesia U-23 gagal melaju ke perempat final  Asian Games 2018  setelah langkah tim berjuluk Garuda Muda dihentikan Uni Emirat Arab di babak 16 besar.

Dalam pertandingan yang berlangsung Jum'at (24/8/2018) di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Indonesia tersingkir lewat drama adu penalti yang digelar setelah kedua tim bermain sama kuat 2-2.

baca juga: Sukses Asian Games dan Asian Para Games 2018, Indonesia Kini Bidik Tuan Rumah Olimpiade 2032

Adu penalti tersebut berakhir dengan skor 3-4. Dua pemain timnas U-23, yaitu Septian David Maulana dan Saddil Ramdani, gagal menyarangkan bola.

Sempat ada harapan saat tendangan pemain UEA membentur mistar gawang. Sayang, penjaga gawang timnas Indonesia Andritany Ardhiyasa gagal menggagalkan eksekusi terakhir UEA.

baca juga: El Clasico - Barcelona vs Real Madrid, Ini Prediksi Luis Milla

Milla mengaku sejatinya sudah menyiapkan eksekutor penalti. Bahkan, Hansamu Yama dan kawan-kawan sudah latihan penalti pada Kamis, (23/8/2018).

Namun, kondisi pemain di lapangan jauh berbeda. Pelatih asal Spanyol memutuskan untuk memilih pemain bukan dari latihan yang sudah dilakukan, tapi dari segi mental.

baca juga: Belum Lupakan Indonesia, Luis Milla Kirim Ucapan Ultah ke PSSI

"Ada memang latihan pemain, tapi ada yang lebih baik ada juga yang tidak. Kalau momentum seperti tadi sangat berbeda tentunya. Saya harus lihat muka para pemain, dari mukanya sudah kelihatan kesiapan mereka," kata  Luis Milla  dalam jumpa pers usai pertandingan.

"Kita juga tidak tahu, kan menang atau tidak di adu penalti ini. Bisa dikatakan juga ini adalah tos-tosan dan kalian bisa melihat hasil tadi, kan," ungkapnya.

baca juga: Ini Pesan Luis Milla untuk Bang Bes sebelum Pulang ke Spanyol

Penulis: Rezka Delpiera