Ini yang Membantu Rossi Tampil Konsisten di Paruh Pertama MotoGP 2018

Valentino Rossi
Valentino Rossi (Net)

MOTOGP , KLIKPOSITIF -- Pembalap senior MotoGP, Valentino Rossi mengakui bahwa Honda dan Ducati lebih baik di musim 2018 ini. Namun begitu, dengan ketidakoptimalan Yamaha, ia masih mampu bertahan di posisi kedua klasemen sementara juara dunia.

Bagi dia, beberapa kemenangan yang diraihnya sepanjang paruh pertama musim ini tidak serta merta menjadi sebuah awal kebangkitan tim pabrikan Yamaha. Pasalnya, ia kini tertinggal 46 poin dari Marquez yang menempati posisi pertama klasemen.

baca juga: Ayah Lorenzo Ungkap Anaknya Sedang Didekati oleh Ducati

"Balapan dengan tahu saya tertinggal 46 poin atas Marquez, dan yang paling utama, ia lebih kuat, secara realistis itu sulit. Tapi kami akan coba seperti biasa, masih ada 10 balapan tersisa, dan kami dapat mengatasi beberapa masalah," katanya dilansir dari Motorsport.

Pada balapan terakhir di Sachsenring, ia dan rekan satu timnya, Maverick Vinales, naik podium di posisi kedua dan ketiga, dan menjadi podium kelima beruntun Yamaha.

baca juga: Langgar Aturan, Quartararo Terancam Sanksi

Namun, keduanya tak mampu meraih satupun kemenangan sepanjang paruh awal 2018, saat ini sudah 17 balapan sejak terakhir Rossi melintasi garis finis pertama di Assen musim lalu.

Melihat hasil itu, bisa disimpulkan bahwa hanya konsistensi yang menjadi alasan utama Rossi dan Vinales duduk di posisi kedua dan ketiga klasemen, serta memimpin klasemen tim dengan 228 poin, unggul 14 poin atas Repsol Honda.

baca juga: KTM Ternyata Siapkan Pebalap Lain, Jika Tak Dapatkan Petrucci

Berbicara tentang peluang dalam pertarungan gelar, The Doctor sadar akan kesulitan mengejar defisit poin atas Marquez. Terlebih, saat ini bukan hanya RC213V yang terlihat superior, namun Desmosedici GP18 milik Ducati juga satu langkah lebih maju dibanding YZR-M1.

"Motornya lebih baik dari tahun lalu, saya mengatakan ini sejak pertama mengendarainya. Namun kami masih perlu sedikit usaha untuk ada di sana, namun sampai saat itu tiba, senang bisa kompetitif seperti ini," sebut The Doctor.

baca juga: Terdampak Pandemi, Uji Kelayakan Sirkuit Mandalika Ditunda

Rossi telah berulang kali mengeluh atas masalah elektronik yang telah mendera Yamaha selama satu tahun terakhir, namun masalah tersebut tak kunjung teratasi, pembalap yang terkenal dengan #46 itu memastikan timnya hanya dapat kompetitif jika kondisi grip sirkuitnya memadai.

Sembilan kali juara dunia itu berharap akan tiba solusi dari Iwata agar dirinya kembali bertarung untuk kemenangan, dan mungkin mengejar gelar ke-10 nya.

'Bagi saya, situasinya sangat jelas. Tim pabrikan Ducati dan Marquez sangatlah kuat, dan kami bermasalah," simpulnya, "Kami bergantung pada grip dari tiap trek, bagaimana kondisi grip yang dimiliki tiap trek, di mana kami dapat kompetitif dan bertarung untuk podium," pungkas Rossi.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa