Rossi Tuding Dovizioso Jadi Penyebabnya Gagal Raih Podium di Assen

Valentino Rossi
Valentino Rossi (Net)

MOTOGP , KLIKPOSITIF -- Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi gagal meraih hasil bagus di balapan seri Belanda yang digelar di sirkuit Assen, Minggu malam WIB.

Di balapan tersebut, The Doctor hanya mampu finish di posisi ke lima setelah terlibat aksi saling susul dengan Marc Marquez dan Jorge Lorenzo sepanjang balapan.

baca juga: Karena Hal Ini, Maverick Vinales Merasa Tidak Dianggap di Tim Yamaha MotoGP

Alih-alih mendapatkan poin penuh di seri ini, Rossi malah tertinggal jauh dari klasemen sementara dengan torehan 99 poin serta mengisi peringkat kedua. Sedangkan Marquez masih bertengger di peringkat pertama dengan perolehan 140 poin.

Rossi menuding, kegagalannya tersebut disebabkan oleh Andrea Dovizioso yang katanya terlalu agresif sehingga ia kesulitan menyusul Vinales di posisi ketiga dan Alex Rins di posisi kedua.

baca juga: Jadi Juara Dunia MotoGP 2020, MIr Tak Sabar Nantikan Kemunculan Marquez

Saat balapan berlangsung, The Doctorsempat mendahului Dovizioso untuk posisi kedua pada chicane terakhir, namun keduanya beriringan sampai Tikungan 1.

Setalah itu, keduanya malah melebar, Dovizioso baru mengambil tikungan saat Rossi yang berada di sisi luar, melebar keluar lintasan.

baca juga: Digeser Carl Cruthlow Sebagai Tets Rider Yahama, Ini Kata Lorenzo

The Doctorpun turun ke posisi keenam, dan hanya mampu finis kelima setelah menyalip Cal Crutchlow jelang bendera finis dikibarkan.

Menurut dia, manuver pembalap sekampung dengannya tersebut tidak cerdas, karena insiden itu membuat Alex Rins dan Maverick Vinales menyalip keduanya, dan mendampingi Marquez di podium.

baca juga: Indonesia Hanya Masuk Daftar Balapan Cadangan, Menpora Optimis Motogp Terselenggara

"Saya tentu sedikit sedih karena saya pikir bisa tiba di podium, namun pada akhirnya saya finis kelima," keluh Rossi. "Saat balapan, saya coba sedikit mengendalikannya karena saya memiliki ban belakang soft," ujarnya.

Ia mengaku selama balapan berlangsung ia selalu mencoba bertahan di grup terdepan, bahkan ketika ia menyebut hampir berhasil meraih podium dengan cara seperti itu.

"Tapi Dovizioso coba menyalip saya di tikungan pertama, saya sangat kuat dalam pengereman. Namun sayangnya ia tiba terlalu cepat, memaksa saya keluar lintasan.Itu adalah manuver agresif, tapi kami melihat banyak sekali hari ini, paling sedikit 25," jelas dia.(*)

Sumber: Motorsport

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa