Kepindahan Zarco ke KTM Jadi Kabar Baik Bagi Pedrosa

Johann Zarco
Johann Zarco (Net)

MOTOGP , KLIKPOSITIF -- Publik MotoGP hari ini diributkan dengan kabar kepindahan Johann Zarco ke tim pabrikan KTM untuk musim 2019 mendatang.

Hal itu muncul, menyusul kabar yang menyatakan bahwa pembalap Perancis itu telah menandatangani kontrak selama 2 tahun.

baca juga: 10 Hal yang Mungkin Belum Anda Ketahui Tentang Fabio Quartararo, Juara Duni MotoGP 2021

Proses penandatanganan kontrak berlangsung saat GP Amerika akhir pekan lalu. Hanya saja, hingga kini KTM maupun Zarco belum memberikan keterangan resmi.

"Saya tidak bisa mengatakan apa-apa tentang tim pabrikan KTM musim depan, sayangnya kalian harus berspekulasi," kata Direktur Motorsport KTM Pit Beirer kepada Speedweek.

baca juga: Seri FIM MiniGP Australia Akan Dimulai pada 2022

Kabar tersebut muncul dari sebuah berita yang ditulis Speedweek. Isu tersebut diperoleh media itu dari RedBull yang notabene adalah sponsor KTM .

Namun, Motorsport justru menulis kabar dari sumber anonim yang menjelaskan bahwa proses kepindahan Rookie of the year musim 2017 itu sudah menunggu waktu saja.

baca juga: Jika Berhasil Jadi Juara Dunia MotoGP, Quartararo Akan Susul Prestasi 15 Pembalap Hebat Ini

Sebelumnya, pembalap yang kini masih membela tim Yamaha Tech 3 tersebut mengaku bahwa dirinya tertarik untuk bergabung dengan Repsol Honda mendampingi Marquez.

Ketertarikan Zarco cukup logis sebab hingga kini Honda belum memastikan kontrak Dani Pedrosa yang akan berakhir di musim ini.

baca juga: Rossi Sebut Balapan Ini Sebagai Salah Satu yang Terberat Sepanjang Karirnya

Namun, prospek dari berbagi garasi dengan Marquez diyakini memberi Zarco keputusan sulit. "Menjadi rekan satu tim Marquez tidaklah mudah untuk diterima," ucap salah satu sumber.

Di sisi lain, kepindahan Zarco ke KTM tentu menjadi kabar baik bagi Dani Pedrosa. Meski hasil tersebut tidak membuat peluangnya bertahan mengecil, Honda ingin Pedrosa membuktikan dirinya pantas mempertahankan posisinya di tim yang dibelanya sejak 2006.

Pabrikan Jepang itu juga dikabarkan mencari alternatif lain, salah satunya Joan Mir, yang masuk radar Suzuki jika usaha mereka merekrut Jorge Lorenzo menemui jalan buntu.

Zarco telah menegaskan tidak tertarik untuk hijrah ke Suzuki dua tahun lalu, kemungkinan besar disebabkan oleh batalnya perjanjian awal antara kedua belah pihak.

Kala itu, pabrikan Jepang membatalkan perjanjian prakontrak dengan Zarco, yang pada akhir 2016 merengkuh gelar keduanya di Moto2, dan lebih memilih Alex Rins.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa