Dua Perguruan Silat Binaan FKKSP Grup Raih Juara Umum Padang Championship 2017

Wakil Walikota Padang, Emzalmi (tengah), memberikan tropy juara umum II kepada oficial Tapak Suci.
Wakil Walikota Padang, Emzalmi (tengah), memberikan tropy juara umum II kepada oficial Tapak Suci. (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF  - Cabang olahraga binaan Forum Komunikasi Semen Padang ( FKKSP ) Grup, kembali mengukir ptestasi. Kali ini, prestasi tersebut diraih Perguruan Pencak Silat (PPS) Sakato dan Kelatnas Indonesia Perisai Diri di ajang kejuaran silat Padang Championship 2017.

Pada kejuraan antar remaja yang digelar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Padang di GOR Semen Padang itu, PPS Sakato meraih juara umum I, dan Kelatnas Perisai Diri melengkapi posisi juara umum ketiga setelah Tapak Suci Kota Padang diperingkat kedua.  

baca juga: Semen Padang Patenkan Tiga Inovasi, Salah Satunya Pemijahan dan Pembiakan Ikan Bilih

Ketua Panitia kejuaraan silat Padang Championship, Yaldi Chaniago, mengatakan, PPS Sakato keluar sebagai juara umum setelah meraih enam medali emas, dua perak dan dua perunggu. Kemudian Tapak Suci meraih lima emas, dua oerak dan tiga perunggum

"Selisih PPS Sakato dengan Tapak Suci hanya satu medali emas. Sedangkan Perisai Diri diposisi juara umum tiga, mendapatkan tiga emas, satu perak dan satu perunggu," kata Yaldi saat ditemui usai penyerahan medali kejuaraan silat Padang Championship 2017, Minggu, 17 Desember 2017. 

baca juga: Kubus Apung Dipasang Kembali, DLH: Lokasi Ini Lebih Pas

Pelatih PPS Sakato, Natrio Nofrin, mengaku bangga dengan raihan juara umum tersebut. Ia berharap, raihan ini bisa dipertahankan dan yang terpenting, dapat meningkatkan motivasi atlet agar lebih giat lagi, sehingga bisa terus berprestasi.

"Sebagai pelatih, saya bangga dengan hasil yang diraih atlet, tapi saya belum puas. Saya berharap, semua atlet bisa lebih bersemangat lagi dan latihan sungguh-sungguh, perjalanan masih panjang," kata Natrio Nofrin. 

baca juga: Pemko Padang Kekurangan Anggaran untuk BLT Kedua

Wakil Walikota Padang, Emzalmi yang hadir menutup kejuaraan silat Padang Championship, berharap agar kejuaraan pencak silat ini terus ditingkatkan, karena silat merupakan warisan budaya bangsa yang harus dipertahankan dan dikembangkan.

"Kalau bisa, IPSI Kota Padang lebih sering lagi mengadakan kejuaraan seperti ini, supaya motivasi atlet meningkat, dan yang terpenting, dapat melahirkan atlet berprestasi, sehingga mengharumkan nama Kota Padang di tingkat nasional maupun internasional," ujarnya.

baca juga: ITP, Kampus Pencetak Mahasiswa yang Siap Berkompetisi dalam Dunia Industri

Padang Championship 2017 antar remaja se- Kota Padang diikuti 208 pesilat yang berasal dari 40 perguruan silat di Kota Padang . Kejuaraan tersebut digelar sejak 15 sampai 17 Desember. 

Kejuaraan silat itu merupakan program IPSI Kota Padang yang bertujuan untuk memantau perkembangan atlet menuju Popda Kota Padang yang akan digelar pada 2018 mendatang, dan Popnas tahun 2019.(*)

Penulis: Riki Suardi