Menpora Dukung PRSI Ajukan Indonesia Jadi Tuan Rumah Juara Dunia Renang

Kejuaraan Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) 2019
Kejuaraan Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) 2019 (Bagus/kemenpora.go.id)

KLIKPOSITIF -- Menpora Zainudin Amali membuka Kejuaraan Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) 2019 di Aquatic Stadion Gelora Bung Karno Senayan, Jumat (13/12) sore. Menpora senang karena Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) langsung bergerak cepat menggelar kejuaraan usai SEA Games ke 30 Tahun 2019 di Filipina.

"Saya senang, baru saja selesai dari SEA Games ke-30, PRSI langsung menyelenggarakan Indonesia Open Aquatic Championship tahun 2019. Ini berarti PRSI langsung bergerak cepat, untuk itu, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus PRSI. Memang setelah SEA Games banyak kejuaraan yang sudah menunggu, seperti Olimpiade Tokyo 2020 dan pada tahun 2021 kembali ketemu lagi Sea Games ke-31 di Vietnam," ujarnya.

Menpora juga mendukung pengurus PRSI untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah kejuaraan renang dunia yang akan datang. "Pak Presiden sudah beri arahan kepada saya dan juga Ketua NOC agar sebanyak mungkin kita mengajukan diri menjadi tuan rumah kejuaraan dunia. Kerena itu, pemerintah pasti memberikan dukungan apabila PRSI akan melakukan hal itu, karena dengan begitu keinginan kita menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 akan lebih mudah, " ucapnya.

Baca Juga

Pada kejuaraan kali ini, sekitar 1.700 atlet renang dari seluruh penjuru Indonesia ikut serta. Dengan banyaknya peserta yang ikut, Menpora pun menyampaikan apresiasi dan penghargaannya kepada PRSI. "Sekali lagi pemerintah menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pengurus PRSI atas penyelenggaraan kejuaraan ini yang diikuti sampai 1.700 atlet dari seluruh Indonesia, saya kira ini luar biasa pesertanya," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Ia juga mengucapkan terima kasih kepada tim polo air yang sudah membanggakan. Indonesia. "Atas nama pemerintah, saya menyampaikan terima kasih kepada para perenang kita yang sudah berpartisipasi pada SEA Games ke 30 tahun 2019 di Filipina, terutama pada polo air kita yang selama lebih dari 50 tahun hanya sebagai penonton tapi kemaren kita sudah bisa menunjukkan kepada negara-negara ASEAN bahwa polo air kita juga bisa berbicara di pentas internasional, " tutupnya.

Sementara itu, Ketua Panitia IOAC 2019 sekaligus Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Olahraga (Kabidbinpres) PB PRSI Wisnu Wardhana menyebutkan sebanyak 30 provinsi akan ikut serta dalam kejuaraan tersebut. “Untuk renang maksimal 1.100 perenang, polo air terdiri dari tujuh grup putra dan empat grup putri, loncat indah 100 peserta, renang indah 120 peserta, dan master sekitar 250 peserta,” tutur Wisnu. Usai membuka, Menpora juga berkesempatan mengalungkan medali bagi para juara putra di nomor 400 m gaya bebas dan putri di nomor 400 m gaya bebas. (*)

Sumber : kemenpora.go.id

Penulis: Iwan R | Editor: -