Evaluasi SEA Games, Pelatih Kepala Ganda Putra PBSI Kecewa Terhadap Pemain Ini

Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, mendapat arahan dari sang pelatih Herry Iman Pierngadi (kanan) dalam laga melawan Bodin Isara/Maneepong Jongjit (Thailand) di semifinal SEA Games 2019, Senin (2/12).
Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, mendapat arahan dari sang pelatih Herry Iman Pierngadi (kanan) dalam laga melawan Bodin Isara/Maneepong Jongjit (Thailand) di semifinal SEA Games 2019, Senin (2/12). (PBSI)

KLIKPOSITIF -- Pelatih kepala sektor ganda putra pelatnas PBSI, Herry Iman Pierngadi kurang puas dengan pernampilan yang ditunjukan Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto di ajang SEA Games 2019.

Menurut Herry, Fajar/Rian yang kini masuk dalam jajaran elit ganda putra dunia--duduk diperingkat 5 dunia tak seharusnya tampil buruk di multievent dua tahunan ini.

Sebagai unggulan pertama di SEA Games 2019, Fajar / Rian disebut Herry justru tampil mengecewakan baik di nomor beregu putra maupun perorangan.

Baca Juga

"Buat Fajar Rian penampilan mereka tidak baik dan terus merosot. Mereka harus memperbaiki semuanya. Baik dari segi teknik, mental dan semuanya," ujar Herry dalam rilis yang diterima Suara.com, Selasa (10/12/2019).

Fajar / Rian memang tampil inkonsisten di SEA Games 2019. Pasangan jawara Swiss Open 2019 ini gagal memenuhi ekspektasi sebagai ujung tombak Indonesia baik di nomor beregu maupun perorangan.

Di nomor beregu putra, Fajar / Rian hanya berhasil memenangkan satu dari dua laga yang dijalani. Saat menghadapi Thailand di semifinal mereka sukses menekuk Bodin Isara/Maneepong Jongjit.

Namun, saat memperkuat skuat Garuda di partai final menghadapi Malaysia, Fajar/Rian tak mampu mengemban tugas untuk merebut poin.

Bermain sebagai wakil kedua, Fajar / Rian gagal mengimbangi permainan Aaron Chia Teng Fong/Soh Wooi Yik, hingga kalah stright game, dengan skor 17-21, 13-21.

Penampilan buruk Fajar / Rian nyatanya terus berlanjut di nomor perorangan. Mendapat jatah bye langsung ke babak perempat final, mereka gagal memaksimalkan peluang.

Kembali berjumpa dengan Bodin Isara / Maneepong Jongjit, jawara Korea Open 2019 itu kandas dua game langsung dengan skor 16-21, 21-23.

“Kepercayaan diri mereka masing-masing harus ditingkatkan. Waktu beregu penampilan Rian di bawah performa sekali," beber Herry.

"Begitu main perorangan sudah lumayan, tapi gantian Fajar yang kurang. Jadi gantian terus. Dua-duanya harus introspeksi diri masing-masing," pungkasnya. (*)

Sumber: Suara.com

Penulis: Eko Fajri