Kalahkan Sumbar, Lampung Juara Rafhely Specs Cup IX 2019

Tim Pra PON Lampung Juara Rafhely Specs IX
Tim Pra PON Lampung Juara Rafhely Specs IX (Rezka/KLIKPOSITIF)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Tim Futsal Pra PON Sumbar harus puas meraih runner-up di Rafhely Specs Cup IX Asean Futsal Tournament 2019. Ini setelah anak asuh Adrian Andika kalah dari Pra PON Lampung dengan skor 3-4 di Lapangan Rafhely By Pass Padang, Sabtu 27 Juli 2019.

Menghadapi Lampung yang diperkuat 5 pemain Liga Pro, anak-anak Sumbar kesulitan mengembangkan permainan. Pressing ketat dan disiplinnya pertahanan Lampung membuat Afis Yunanda dan kawan-kawan lebih banyak memainkan bola di daerah sendiri.

baca juga: Narapidana di Lapas Pariaman Ikuti Turnamen Futsal

Hingga pertengahan babak kedua, Lampung unggul 3-0. Kondisi ini membuat perjuangan Sumbar semakin berat.

Namun, dengan motivasi dan semangat yang tinggi, Sumbar berhasil menyamakan kedudukan lewat skema power play.

baca juga: Jalani Tiga Tahapan Seleksi, Inilah 30 Nama Pemain Muda Rafhely Tuah Sakato FC U-20

Keunggulan itu tidak bertahan lama, karena Lampung kembali membuat gol setelah Sumbar melakukan 6 foul. Sumbar pun dihadiahi second penalti. Hingga laga usai skor tidak berubah.

Pelatih Pra PON Lampung, Wahyudin Kocoy mengaku bangga dengan perjuangan anak asuhnya. Meski tanpa target, tim yang baru dipersiapkan satu bulan bisa juara di turnamen sekelas Rafhely Cup.

baca juga: Antusias, Ratusan Pelajar Sumbar Ikuti Seleksi Tahap III Rafhely Tuah Sakato FC

"Ini di luar ekspektasi kami. Kami mengandalkan pemainan terbuka. Anak-anak juga enjoy," kata Wahyudin usai laga.

Meski juara, Wahyudin mengaku timnya masih banyak kekurangan. "Cemistry masih jadi maslah. Kelemahan yang ada akan kita evaluasi jelang Pra PON nanti," ujarnya.

baca juga: Setelah Padang, Puluhan Pemain Ikuti Seleksi Rafhely Tuah Sakato di Batusangkar

Sementara itu, Pelatih Pra PON Sumbar Adrian Andika juga mengapresiasi semangat juang ank asuhnya.

"Anak-anak bermain luar biasa. Sempat tertinggal 3 gol, mereka bisa mengejar," katanya.

Adrian Andika menyebut, mental menjadi catatan penting yang harus dibenahi tim pelatih sebelum terjun di pertandingan sesungguhnya.

"Kita baru mulai latihan dua bulan. Iven ini akan dijadikan bahan evaluasi. Kita masih berlakukan sistem degradasi dan promosi," ulasnya.

Pertandingan perebutan peringkat 3 mempertemukan Pra PON DKI dengan PON Papua. Laga tersebut dimenangkan DKI dengan skor 5-2.

Pemain terbaik direbut oleh Yaumil dari Sumbar. Top skor Afif Rizki (DKI) dengan torehan 13 gol. Goalkeeper terbaik, Kaisar dari Pra PON Lampung.

Penulis: Rezka Delpiera