Petinggi Ducati dan Honda Berseteru Soal Penampilan Marquez

"Honda hanya bertumpu dan semata-mata mencetak hasil kuat dengan Marquez sebagai andalan utama skuat"
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF-Marc Marquez sukses merengkuh lima gelar juara, serta tampaknya bakal menuju titel keenam kelas premier, menyusul kemenangan di Sachsenring – yang membuat Spaniard unggul jauh 58 poin atas Andrea Dovizioso.

Penampilan Marquez begitu mencolok bahkan ketika dibandingkan dengan Cal Crutchlow. Mengendarai motor yang sama Carl baru menyumbang dua podium. Pembalap LCR Honda ini bahkan telah berulang kali mengkritik motor Honda spesifikasi 2019 karena terlalu sulit dikendarai.

Kondisi ini dikomentari oleh Direktur olahraga Ducati Paolo Ciabatti. Dia menilai Honda hanya bertumpu dan semata-mata mencetak hasil kuat dengan Marquez sebagai andalan utama skuat.

“Honda telah merancang motor untuk Marquez, tetapi yang finis di belakangnya selalu Yamaha atau Ducati, tidak pernah Honda. Jadi, dengan Marquez lah kami harus bertarung,” katanya dilansir dari Suara.com.

Team Manager Repsol Honda Alberto Puig merespon komentar Ciabatti ini. Ia membalasnya alam wawancara kepada media Spanyol, El Confindenciali, sembari menyatakan investasi Ducati terhadap proyek MotoGP tidak seimbang.

“Saya kira Ciabatti harus menonton semua balapan 500cc dan MotoGP yang dimenangi Honda, semua titel. Dia harus tahu sejarah, dan mungkin tidak akan melihatnya seperti ini,” ujar Puig.

Puig mengatakan bahwa Ducati, setelah semua upaya yang mereka lakukan – mendalam dan memiliki banyak prestasi – telah memenangi satu kejuaraan, yang seperti semua orang tahu adalah dengan Casey Stoner (pada 2007).

Dia mejelaskan upaya yang dilakukan Ducati dalam kejuaraan ini, untuk apa yang dikumpulkannya, menurut Puig, sama sekali tidak seimbang.

“Yang saya tahu adalah bahwa Marquez telah menang dengan motor ini, seperti yang sebelumnya dilakukan Stoner, (Mick) Doohan, (Freddie) Spencer, (Eddie) Lawson, (Alex) Criville, (Nicky) Hayden dan (Valentino) Rossi. Dengan Honda, banyak ... Baca halaman selanjutnya