MotoGP Catalunya, Dovizioso Nilai Lorenzo Buat Kesalahan Besar

Andrea Dovizioso
Andrea Dovizioso (net)

KLIKPOSITIF -Pebalap Ducati Andrea Dovizioso menilai Jorge Lorenzo tak berpikir jernih ketika melakukan kesalahan besar yang memicu insiden kecelakaan beruntun di MotoGP Catalunya.

“Sangat mudah membuat kesalahan di tikungan itu, karena pada gigi pertama di tikungan itu dan Anda harus kembali ke arah berlawanan. Kesalahan kecil pada akhirnya bisa menjadi kesalahan besar. Dia tidak berpikir jernih saat itu, karena dia ingin menyalip Maverick, tetapi dia tidak melihat di mana dia mengerem karena Maverick mengerem terlambat," ujar Dovizioso dilansir dari Motorsport.

baca juga: Jack Miller Resmi Jadi Pebalap Pabrikan Ducati

Pada balapan itu, sebelum kecelakaan terjadi Dovi tengah mengungguli Marc Marquez. Namun dia terpaksa menelan pil pahit usai dihempaskan Lorenzo, yang kehilangan kendali atas motornya saat berupaya menyalip Maverick Vinales di Tikungan 10 pada Lap 2.

Tak hanya Lorenzo-Dovizioso, tetapi insiden itu turut menyeret Vinales serta Valentino Rossi. Alhasil, Marquez pun melenggang mulus untuk memenangi balapan Minggu (16/6) kemarin.

baca juga: Marc Marquez Akan Lelang Wearpack untuk Bantu Penanganan Corona

“Dia mengerem agak panjang dan lebih lambat dari Maverick. Ini berarti pada akhirnya dia terlalu cepat dan dia di dalam tikungan,” katanya.

Disinggung bahwa dirinya turut berkontribusi atas terjadinya insiden, Dovizioso mengatakan mereka yang mengatakan itu tidak pernah balapan atau tidak mengerti apa-apa tentang motor. Pengguna nomor 04 itu juga merasa kesalahan besar Lorenzo bukanlah sesuatu yang gila, walau ia menegaskan tak seharusnya datang dari seorang juara dunia.

baca juga: Tiga Pembalap Top Ini Pensiun karena Cedera, Ada yang Sampai Lumpuh

“Jadi, dari seorang juara seperti dia adalah kesalahan besar, dan ini menciptakan perubahan besar pada kejuaraan karena banyak pembalap cepat yang bertarung untuk kejuaraan hasilnya nol dan Marc menang,” ujar Dovi.

Kendati Marquez telah menyalip DesmoDovi sebelum insiden terjadi, sang pembalap Ducati merasa punya kecepatan untuk menantang rivalnya andai tak tersingkir dari persaingan. “Kita tahu seberapa kuat Marc, dan kami memiliki kesempatan untuk bertarung hari ini,” tuturnya.

baca juga: Rossi Tak Ingin Pindah ke Petronas hanya untuk Pensiun

Penulis: Ramadhani