Marc Marquez Tak Mengerti Kenapa Bisa Terjatuh

"Marquez merasa ia tak menekan hingga limit."
Marc Marquez (net)

KLIKPOSITIF-Marc Marquez menjadi jawara dalam enam musim terakhir di MotoGP Amerika. Dia bahkan memulai balap dari pole position sebanyak tujuh kali beruntun, catatan yang membuatnya menjadi favorit pemenang balapan di Austin.

Namuan Marc tersungkur pada Lap 9 di Tikungan 12. Baginya sangat sulit untuk dipahami bagaimana bisa dia sampai terjatuh di Circuit of The Americas (COTA). Pasalnya, ia merasa tak menekan hingga limit.

“Kecewa, sulit dimengerti, tapi seperti inilah. Sekarang kami perlu fokus pada balapan berikutnya di Jerez," ujarnya.

Langsung memimpin selepas start, Marquez bahkan telah unggul hampir empat detik atas Valentino Rossi. Namun, ia malah terjatuh, berusaha kembali ke trek namun mesin motornya tak menyala, yang akhirnya harus gigit jari karena gagal finis.

“Saya hanya menekan di awal untuk menembus di bawah 2 menit 04 detik. Tetapi kemudian saya melihat jarak dan saya melambat ke pertengahan 2 menit 04 detik, karena bagi saya ini ritme yang baik. Saya nyaman,” tuturnya.

Didesak soal kesalahannya, Marquez menjawabd ia tidak tahu, namun dia mengakui itu adalah kesalahannya. Dia mengatakan anda tidak boleh jatuh ketika memimpin 3,5 detik.

Pengguna nomor #93 itu lalu membantah dugaan Jack Miller, yang menyebut ia menekan terlalu keras pada awal-awal lap untuk menjauh dari kejaran para rival serta ban depannya terlalu panas.

“Kesalahannya adalah saya jatuh, tetapi saya tidak melakukan sesuatu yang bodoh," kata Marc.