Soal Perangkat Aerodinamika, Ducati Pertimbangkan Laporkan Honda

"Ducati mulai mempertimbangkan untuk mengajukan protes terhadap rivalnya, Honda."
TIm Ducati (net)

KLIKPOSITIF-Terkait protes yang dilakukan sejumlah tim pabrikan MotoGP, Ducati mulai merespon.  Dimana tim mulai mempertimbangkan untuk mengajukan protes terhadap rivalnya, Honda.

Honda adalah salah satu dari empat pabrikan yang memprotes Ducati usai gelaran MotoGP Qatar. Mereka mempertanyakan legalitas perangkat aerodinamika di swing arm (lengan ayun) belakang Desmosedici GP19

“Saya cukup terkejut dengan perilaku Honda yang, selain menjadi protagonis kejuaraan dunia, juga merupakan salah satu pendiri MotoGP modern bersama Ducati dan Yamaha [yang tidak memprotes],” ujar General Manager Ducati, Gigi Dall’Igna dilansir dari Sky Sport Italia.

Menurutnya pendekatan yang diambil Suzuki dan Honda bisa berbeda, karena mereka sebenarnya bisa mengambil keuntungan nyata atas kemungkinan diskualifikasi Dovizioso dan Ducati dari balapan pertama kejuaraan. Ducati meyakini, legalitas pelengkap atas perangkat aerodinamika miliknya telah tertutup oleh catatan Direktur Teknis MotoGP Danny Aldridge – walaupun Aprilia mengklaim bahwa komponen serupa akan dianggap ilegal.

“Sampai sekarang, semua perselisihan yang bersifat teknis sudah diselesaikan baik dalam Asosiasi Pabrikan atau dengan mendiskusikannya dengan direktur teknis,” imbuh Dall’Igna.

Dia mengatakan Honda mempertanyakan pilihan direktur teknis menempatkan Ducati pada posisi untuk mengajukan pertanyaan apakah akan mengajukan protes terhadap mereka.

“Sayap Honda benar-benar berbahaya bagi kami. Tidak hanya itu, namun karena dibuat dengan basis ramping, dapat mengalami deformasi signifikan dari beban yang mereka alami, dan juga dapat menciptakan fungsi perangkat aerodinamika yang dapat dipindahkan, dan itu terlarang," ujarnya.