Etape 2 TdS, Adu Kuat Sprinter

"Etape kedua ini menjadi rute terpanjang dari delapan etape yang ada"
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Haswandi)

SIJUNJUNG,KLIKPOSITIF -- Balapan etape ke-2 Tour de Singkarak (TdS) hari ini Senin, 5 November 2018 akan menjadi rute terpanjang dari delapan etape yang ada. Para pebalap akan adu cepat pada lintasan sepanjang 204.1 kilometer yang dimulai dari Taman Segitiga Sawahlunto dan finis di Kantor Bupati Dharmasraya.

Rute terpanjang TdS ini akan menjadi arena adu kuat sprint bagi para pebalap. Jamaludin Novardianto yang berhasil juara pada etape 1 sekaligus mendapat poin tertinggi pada sprint mengatakan pertarungan di etape kedua masih menjadi pertarungan sprint. Semua pebalap, kata Jamal, akan bersaing pada titik sprint yang ada.

"Sama seperti etape 1, etape 2 ini masih adu sprint," ujarnya.

Karakter track di etape kedua ini didomimasi oleh jalan lurus dan tidak terlalu banyak tikungan tajam atau turunan yang curam. Di sepanjang jalur ini terdapat tiga titik sprint. Yang pertama berada di daerah Palangki dekat mesjid Syuhada sekitar 12,6 kilometer dari garis start.

Titik sprint kedua membentang jauh di kilometer ke-95 di Dharmasraya. Sedang titik sprint terakhir berada di Pasar Nagari Ampalu sekitar 63 kilometer menuju finis. Ini akan menjadi arena pembuktian bagi setiap tim.

"Dari balapan pertama terlihat banyak tim kuat. Misalnya Bike Aid dari Jerman atau St George Continental yang selalu mencoba mendominasi jalannya balapan," ujar Jamal.

Track Sawahlunto-Dharmasraya ini juga memberikan dua titik untuk menentukan Raja Tanjakan atau KOM. Tanjakan yang pertama memiliki tingkat ketinggian 359 meter terletak di Tanjung Gadang 35,9 kilometer dari start. Lokasi adu sprint kedua terletak di Tanjung Lolo sekitar 60.2 kilometer dengan ketinggian 302 meter.

[Ramadhani]