Tabuhan Gendang Tasa Buka Tour de Singkarak 2018

"Penyelenggaraan TdS akan berpengaruh positif terhadap perkembangan wisata Sumbar "
Race Director Tour de Singkarak, Jamaludin Mahmood mengibarkan bendera saat pembukaan iven internasional (KLIKPOSITIF/Ramadhani)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF -- Iven balap sepeda internasional Tour de Singkarak (TdS) ke 19 secara resmi dibuka di Lapangan Kantin Bukittinggi malam ini, Sabtu 3 November 2018.

Ajang balap internasional ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Esthy Reko Astuty lewat pukulan gandang tasa yang ditabuh secara bersamaan oleh Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit bersama forkompida Sumbar lainnya.

Pembukaan ini juga diiringi dengan pengenalan tim kepada masyarakat. Tercatat, setidaknya ada 20 tim yang terlibat dari sejumlah negara.

"Kita sangat apresiasi penyelenggaraan TdS, tanpa terasa sudah yang ke X, kita harapkan iven ini akan sukses hingga selesai," kata Esthy saat membuka acara.

Ia menyebutkan penyelenggaraan TdS akan berpengaruh positif terhadap perkembangan wisata Sumbar kedepannya.

Sementara, Wakil Gubernur Nasrul Abit menyebut Tour de Singkarak adalah kebanggan Sumatera Barat sebab secara peringkat merupakan nomor 5 di dunia sehingga kedepan iven ini harus dilanjutkan secara berkala.

"Namun, bila memungkinkan kedepannya, sebaiknya penyelenggaraan janganlah di akhir tahun, bagusnya di Bulan Juni atau Juli, paling telat Agustus," ungkapnya.

Nasrul berharap, masyarakat mau beramai-ramai menyaksikan Grand Start TdS yang akan dilakukan di Lapangan Kantin sekitar pukul 10.00 WIB, Minggu 4 Oktober 2018 demi memeriahkan acara.

Iven TdS 2018, akan menempuh jarak 1.267 Kilometer, sebanyak 8 etape dengan stage 1 Bukittinggi-Sijunjung sejauh 140,6 kilometer yang diikuti sebanyak 21 tim dari 29 negara dan sebanyak 224 pebalap.

Di akhir seremonial, band Andra and The Backbone tampil menghibur ribuan masyarakat yang ada di lokasi pembukaan.

[Hatta Rizal]