Pembalap Sumbar Minim Prestasi di TdS, Ini Harapan Pengprov ISSI Sumbar

"Keterlibatan pembalap asli daerah dan tim daerah sangat penting apalagi sebagai tuan rumah"
Peserta Tour de Singkarak melintasi jalan Kelok 44 dengan view Danau Maninjau (KLIKPOSITIF/Haswandi)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Sumbar James Hellyward mengatakan, memasuki ke 10 kali perhelatan event Tour de Singkarak (TdS),  tidak begitu banyak keikutsertaan pembalap maupun tim dari Sumbar. Seyogyanya sebagai tuan rumah pembalap Sumbar seharusnya menorehkan prestasi yang bagus dalam ajang tahunan tersebut.

"Ini tahun ke 10, kita sudah tahu apa persyaratan untuk terlibat dalam TdS. Kemudian harus ada perwakilan dari kita yang pembalap asli Sumbar," ujarnya saat ditemui usai pengukuhan Guru Besar di Unand.

Menurut Dekan Fakultas Peternakan Universitas Andalas ini, pemerintah harus ambil bagian dan memberikan dukungan sehingga lahir pembalap dari Sumbar yang bisa setara dengan pembalap lain di dunia. Untuk menjadi pembalap butuh proses yang panjang.

Dia yang baru saja menjabat ketua ISSI Sumbar berjanji akan membicarakan itu dengan pemerintah, agar 2019 tim Sumbar tidak hanya memeriahkan tetapi mendapatkan prestasi.

"Kita tahu untuk jadi pembalap itu butuh latihan secara kontinyu, fisik yang bagus. Itu seharusnya ada perhatian dari pemerintah daerah," ungkapnya.

Menurutnya, TdS selanjutnya harus ada tim yang mewakili Sumbar maupun Pemprov Sumbar yang ikut dalam TdS.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengaku siap duduk bersama dengan ISSI Sumbar dan pihak terkait membahas hal itu.

Dia juga mengakui, keterlibatan pembalap asli daerah dan tim daerah sangat penting apalagi sebagai tuan rumah.

"Kami dari Pemprov siap duduk bersama, nanti kita tentukan apa yang bisa dibantu Pemprov sebab untuk menghasilkan atlet dan tim butuh pembinaan dan sarana ," ujarnya.

[Joni Abdul Kasir]