Mantan Juara Dunia Tinju Ini Tewas Tertabrak Mobil di Italia

"Rocky yang lahir di Duisburg, Jerman, 29 Desember 1963, memiliki darah campuran, dimana sang ayah dari Italia dan ibu asal Jerman."
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF -- Kabar duka datang dari blantika tinju dunia. Mantan juara dunia tinju kelas menengah super dan kelas berat ringan, Graciano Rocchigiani, tewas tertabrak mobil di Belpasso, Italia pada Selasa (2/10/2018).

Menurut surat kabar terkemuka Jerman, Bild, Rocchigiani sedang berjalan kaki di trotoar saat sebuah mobil menabrak dan merenggut nyawanya.

Legenda tinju Jerman itu diketahui memiliki seorang pacar asal Italia. Dia dikabarkan sering berpergian bolak-balik ke Jerman dan Italia.

Dalam beberapa tahun terakhir, Rocky sapaan akrab Rocchigiani selain bekerja sebagai pelatih, juga sering menjadi komentator pertarungan tinju.

Rocky yang lahir di Duisburg, Jerman, 29 Desember 1963, memiliki darah campuran, dimana sang ayah dari Italia dan ibu asal Jerman.

"Kota Berlin berduka bagi salah satu atletnya yang pada 1980-an dan 1990-an membuat orang-orang terpesona," kata Wali Kota Berlin Michael Mueller, dikutip dari Boxing News, Rabu (3/10/2018).

Sementara itu, promotor Kalle Sauerland dari Sauerland Event mengatakan, dirinya sangat terkejut dengan kabar tewasnya Rocky.

"Dia adalah juara dunia pertama kami. Saya tumbuh bersamanya, jadi sulit bagi saya untuk berbicara—setelah mengetahui kabar ini. Dia memang liar, tapi memiliki hati yang besar," tutur Sauerland.

Graciano Rocchigiani, yang pernah dipenjara lima bulan karena kasus pemukulan supir taksi, merupakan petinju Jerman termuda yang menjadi juara dunia tinju.

Dia pertama kali menjadi juara dunia tinju saat menang TKO ronde kedelapan atas Vincent Boulware, 11 Maret 1988, dalam perebutan gelar lowong kelas menengah super IBF.

Selang 10 tahun kemudian, Rocky meraih gelar juara dunia kelas berat ringan WBC setelah menang angka atas Michael Nunn.

Rocky terakhir kali naik ring tinju, yakni pada 10 Mei 2003. Saat itu, dia kalah angka mutlak dari kompatriotnya, Thomas Ulrich, dalam perebutan sabuk lowong ... Baca halaman selanjutnya