Ternyata Ini Rahasia Dibalik Pengembangan Motor Ducati di MotoGP

"Ducati terlambat bangun"
Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo (Net)
Ducati. Sebelum MotoGP Italia, Dovizioso menorehkan 54 poin, lebih banyak delapan poin dari tahun ini di titik yang sama musim ini.

Periode yang sukses setelah itu dapat dibandingkan dengan apa yang terjadi pada 2018, meskipun kali ini peningkatannya juga telah menguntungkan Lorenzo.

Mungkin sudah terlambat bagi siapa pun untuk mengambil mahkota dari Marquez kali ini, tetapi kasus Lorenzo bahkan lebih serius karena ia mungkin akan meninggalkan tim pada momen terbaiknya, pada level maksimumnya.

Tahun lalu di titik musim ini, Marquez dan Dovizioso telah mencetak jumlah poin sama (199) dan keduanya di puncak klasemen, situasi yang sangat berbeda sekarang.

"Ducati telah membuat kemajuan yang seharusnya kami lakukan, dan ini ditunjukkan di grid. Ini bukan masalah pembalap atau lintasan lagi," ucap Valentino Rossi di Misano.

Filosofi Ducati terletak pada terus mencoba dan menerapkan elemen-elemen baru demi meningkatkan performa motor. Kita dapat melihatnya di Formula 1 dan itu adalah strategi yang terbukti membuahkan hasil.

Sayangnya bagi Ducati, mereka tidak akan cukup untuk menggusur takhta sang juara bertahan pemilik nomor 93 tersebut.(*)