Kata Jokowi ke Ginting: Tenang Saja

Ginting tidak dapat melanjutkan pertandingan di partai pembuka final beregu putra
Ginting tidak dapat melanjutkan pertandingan di partai pembuka final beregu putra (PBSI)

KLIKPOSITIF -- Pemain tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting memutuskan untuk mundur ketika bertanding di game ketiga melawan Shi Yuqi. Paha kiri Anthony terasa kram setelah melewati laga panjang berdurasi 92 menit.

Presiden Joko Widodo yang tengah menyaksikan langsung perjuangan tim putra Indonesia di Istora, langsung mengecek keadaan Anthony usai pertandingan. Presiden menanyakan kondisi Ginting ke Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto.

baca juga: Menang Mudah, The Minions Melaju ke Perempat Final All England 2020

"Kondisinya sekarang sudah cukup baik, bisa berjalan lagi. Kebetulan besok belum turun bertanding (di nomor perorangan), baru hari Jumat tandingnya," kata Achmad Budhiarto menjawab Presiden mengutip laman resmi PBSI.

"Kalau dibilang parah ya memang parah, karena kramnya sudah cukup kronis ditambah dehidrasi. Tarikan kramnya cukup kuat, dari ujung jari sampai paha, dan yang paling keras adalah di betis. Akan kita recovery kita normalkan, butuh waktu yang cukup. Karena kondisinya, Anthony agak memaksakan. Dia sudah merasakan kram di pertengahan game, tapi dia merasa harus bertanggungjawab menyelesaikan pertandingan, dia mati-matian, sampai memang sudah pada waktunya dia tidak bisa menggerakkan kakinya," dia melanjutkan.

baca juga: Kevin / Marcus Dipastikan Lolos ke Olimpiade 2020

Namun begitu, Achmad Budiarto memastikan tidak ada cedera parah yang mengkhawatirkan. "Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, asalkan nanti recovery nya dari fisioterapi dan segi nutrisinya bisa dijaga, sehingga dari elektrolitnya kembali normal," ujarnya.

Saat memyempatkan menengok kondisi Ginting, Presiden menyampaikan rasa simpatinya. "Sudah, kamu sudah berjuang dengan baik. Tenang saja. InsyaAllah kamu akan sembuh," kata Jokowi.

baca juga: Anthony Ginting Raih Gelar Kedua di Indonesia Masters

Dalam beberapa hari kedepan, Ginting akan melakoni pertandingan individual. Untuk menghadapi itu, jajaran pelatih telah melakukan persiapan dengan baik.

Jelang Asian Games, memang para atlet sudah dipersiapkan secara fisik, teknik maupun mental, untuk menghadapi pertandingan panjang, karena ada dua sesi, team event dan individual event. Persiapannya pun sudah cukup memadai, tapi memang harus diakui pertandingan panjang, mungkin Jonatan (Christie) rekor 94 menit, itu juga cukup menguras tenaga. Ini menjadi tugas dari tim medis, nutrisi dan fisioterapis kami harus mencoba merecover baik secara fisik maupun mental. 

baca juga: Kevin/Marcus Juara Daihatsu Indonesia Masters 2020

Penulis: Rezka Delpiera