Balapan MotoGP Austria Adalah Mimpi Buruk

"Lorenzo mengakhiri balapan dengan menempati podium pertama"
Rivalitas Marquez dan Lorenzo di sirkuit Red Bull Ring (Net)

MOTOGP, KLIKPOSITIF -- Balapan seri ke 11 MotoGP 2018 telah usai. Duo pembalap Ducati yakni Lorenzo dan Dovizioso berhasil menampilkan peforma impresif dalam balapan yang digelar di sirkuit Red Bull Ring tersebut.

Dalam balapan itu, Marc Marquez-pembalap di puncak klasemen sementara-tidak bisa berbuat banyak ketika bertarung dengan dua Ducati itu. Namun ia berhasil mencuri podium kedua dari Dovi di paruh akhir balapan.

Lorenzo mengakhiri balapan dengan menempati podium pertama, lalu disusul oleh Marquez di posisi kedua dan Dovi di posisi ketiga. Sedangkan di posisi keempat ada Cal Crutchlow dan Petrucci di tempat kelima.

Posisi lima besar diisi oleh pembalap Honda dan Ducati. Terlepas dari rivalitas saat balapan, sirkuit Red Bull Ring ini memang tipe sirkuit yang cocok dengan motor yang tangguh di trek lurus seperti RC213V milik Honda dan Desmosedici GP18 milik Ducati.

Hasil balapan di seri ke 11 ini sedikit berbeda dengan musim lalu. Di tahun 2017 lalu, Dovizioso menang setelah mengasapi Marquez di tikungan terakhir. Untuk posisi ketiga ditempati oleh Pedrosa, Lorenzo keempat dan Zarco di posisi kelima.

Posisi satu sampai empat adalah pembalap Ducati dan Honda, sedangkan Zarco adalah pembalap dari tim satelit Yamaha-Tech 3. Dengan perbandingan hasil balapan dua musim itu, bisa disimpulkan bahwa dua pabrikan itu unggul di Austria.

Namun ternyata, tidak semua pembalap Ducati dan Honda yang merasakan keunggulan itu. Danilo Petrucci pembalap dari tim satelit Ducati justru mengaku bahwa seri Austria adalah mimpi buruk bagi dirinya-meski finish di posisi ke lima.

Dikutip dari Crash, ia mengaku bermasalah dengan pemakaian ban, hanya saja dengan kondisi seperti itu, dia masih bisa memanfaatkan peluang mengejar Valentino Rossi dan Alex Rins mengamankan posisi ke lima.

"Sepuluh lap terakhir cukup mimpi buruk," kata Petrucci. "Untungnya, saya menciptakan celah dengan Rins, dan Rossi mulai ... Baca halaman selanjutnya