Lama Tak Menang Balapan, Rossi Kesal dengan Yamaha

"Elektronik masih jadi kunci lemahnya motor YZR-M1"
Valentino Rossi (Fox Sport Asia)

MOTOGP, KLIKPOSITIF -- Movistar Yamaha adalah tim pabrikan di MotoGP yang kini diperkuat oleh Valentino Rossi dan Maverick Vinales hingga 2020 nanti.

Di musim 2018 ini, pabrikan motor asal Jepang itu jarang naik podium karena kedua pembalapnya tidak bisa memacu motor hingga maksimal perkara masalah elektronik.

Sejauh ini, Valentino Rossi menilai bahwa elektronik masih jadi kunci lemahnya motor YZR-M1 di beberapa lintasan.

Ia memberi contoh saat balapan Assen lalu. Saat itu pembalap berjulukan The Doctor tersebut memiliki peluang besar untuk podium, hanya saja, langkah ia terhenti karena motor.

"Harus dikatakan bahwa saya dan Vinales telah mendapatkan cukup banyak poin, dengan beberapa podium, dan dia juga berhasil mendapatkan tempat kedua di Argentina," katanya dikutip dari Motorsport.

Saat balapan bersisa enam lap, ia menyalip Andrea Dovizioso untuk posisi pertama. Sayangnya, ketika tersisa dua lap, Rossi melebar dan turun di urutan keenam.

Kendati tampil menekan saat lap terakhir, sembilan kali juara dunia itu ditaklukkan rekan kompatriot Dovizioso beberapa meter sebelum garis finis. Alhasil, Rossi harus puas menempati posisi kelima. Jelas hasil yang tak diharapkannya.

Kendati begitu, saat ini ia menilai bahwa Yamaha sejatinya telah membuat perubahan besar, namun masih belum bisa menyaingi perubahan yang dibuat oleh pabrikan lain.

"Saya ulangi, motor-motor lain telah membuat kemajuan besar dalam akselerasi dengan elektronik, dan kami tetap sedikit tertinggal," kesal Rossi.

Secara gamblang ia mengaku kesal dengan masalah tersebut. Jika dianalogikan, menanti kemenangan di setiap balapan bagi Rossi sepertinya telah menghabiskan waktu seumur hidup.

"Tapi rasanya seperti seumur hidup yang lalu sejak kami memenangi balapan, sudah lama sekali," ungkap pembalap 39 tahun itu.

Kini, Rossi hanya bisa berharap Yamaha akan membuat perubahan besar di paruh kedua musim ... Baca halaman selanjutnya