Pembalap Kelas Atas MotoGP Tidak Ingin Sirkuit Assen Gelar Balapan F1

"Bagi mereka, sirkuit tersebut kental dengan sejarah balap motor"
Ilustrasi (MotoGP)

MOTOGP, KLIKPOSITIF -- Sejumlah pembalap kelas atas MotoGP sepakat menolak kehadiran balapan Formula 1 di sirkuit Assen, Belanda. Bagi mereka, sirkuit tersebut kental dengan sejarah balap motor.

Pengelola sirkuit diketahui saat ini tengah melobi penyelenggara Formula 1-FIA-agar bisa memasukkan salah satu seri balapan mobil tersebut mulai musim 2020 mendatang.

Namun agar bisa masuk dalam daftar balapan semusim, sirkuit Assen harus sedikit dimodifikasi. Penolakan pertama disampaikan oleh Valentino Rossi.

"Saya berharap mereka tidak datang ke sini," tegas Rossi. "Karena F1 sudah punya banyak sirkuit yang memang khusus untuk balap mobil, seperti Le Castellet pekan lalu. Jika kita melihat sejarah, Assen hanya untuk balap motor," katanya dikutip dari Motorsport.

Penolakan tersebut bukan berarti tidak beralasan, menurut Rossi, penyelenggara F1 harus mempertimbangkan beberapa hal, diantaranya adalah permukaan sirkuit yang tidak rata.

"Kemudian akan ada perubahan yang perlu dilakukan untuk F1. Jadi lebih baik F1 jangan ke sini. Dari segi historis, juga akan lebih baik jika hanya ada balapan MotoGP di sini," sebut The Doctor.

Sementara itu, pendapat yang senada juga disampaikan oleh Lorenzo. Peraih tiga gelar juara dunia tersebut menilai balapan F1 hanya akan membuat permukaan sirkuit jadi tidak rata.

"Pertama karena permukaan lintasan bisa jadi tidak rata, kedua karena mereka akan melakukan banyak perubahan pada layout trek," sebut pembalap Ducati itu.

"Akan sangat aneh melihat mobil-mobil F1 melaju di trek yang sepenuhnya hijau dengan rerumputan di pinggir lintasan," tambahnya.

Sedangkan rekan setim Lorenzo di Ducati, Andrea Dovizioso, memberi pandangan yang lebih tolerir meski ia tetap tidak yakin F1 akan benar-benar menggelar balapan di Assen.

"Di sini? Tidak mungkin," ujarnya. "Karena di sini terlalu sempit, terlalu kecil. Mungkin mereka akan melakukan beberapa perubahan, ... Baca halaman selanjutnya