Hadapi Luke Campbell, Daud Yordan Antisipasi Jarak Bertarung yang Renggang

Daud Jordan saat berhadapan dengan petinju Jepang.
Daud Jordan saat berhadapan dengan petinju Jepang. (istimewa)

KLIKPOSITIF -- Petinju Indonesia Daud Yordan sudah mempelajari gaya bertarung petinju tuan rumah Luke Campbell yang akan dihadapi pada pertarungan bertajuk "WBA Lightweight Elimination Fight" di London, Inggris, akhir Februari 2018 mendatang.

Daud Yordan mengatakan dirinya sudah mulai mempelajari gaya bertarung petinju Inggris tersebut sehingga dirinya bisa mengantisipasi serangan lawan saat pertarungan mendatang.

baca juga: Dimulai Kembali 17 Juni, Pertandingan Liga Inggris Digelar Tiap Hari

"Dia merupakan petinju yang pintar memainkan teknik dengan jarak bertarung yang renggang," kata pemilik rekor bertarung 37 kali menang (25 KO) dan tiga kali kalah tersebut.

Oleh karena itu, kata petinju kelahiran Sukadana, Kalimantan Barat, 10 Juni 1987 ini, pada pertarungan mendatang dirinya tidak boleh bermain renggang atau jarak jauh saat menghadapi Campbell. "Saya harus tampil 'fight' sejak ronde-ronde awal," kata ayah dari Miquel Angel Yordan Junior tersebut.

baca juga: Liga Inggris Bakal Lanjut 17 Juni, Laga Tanpa Penonton

Managing Director Mahkota Promotion Urgyen Richen Sim sebelumnya mengatakan bahwa Daud Yordan bakal menjalani latihan di Madrid sekitar empat hingga enam minggu sebelum bertolak ke London, Inggris. Daud Yordan dijadwalkan naik ring melawan petinju tuan rumah, Luke Campbell di London, Inggris, akhir Februari 2018.

Urgyen Rinchen Sim yang akrab dipanggil Simon mengatakan, soal kepastian tanggal dan tempatnya akan diputuskan setelah dirinya pulang dari Madrid, Spanyol. "Yang pasti di London, sedangkan lokasi pertarungan dan tanggalnya nanti setelah saya pulang dari Madrid," katanya.

baca juga: Pekan Depan Teka-Teki Masa Depan Valentino Rossi di MotoGP Terungkap, Akan Putuskan Pensiun?

Ia mengatakan, Mahkota Promotion memang mempersiapkan Daud Yordan untuk pertarungan dunia apalagi sekarang ini gelar juara dunia reguler kelas ringan WBA sedang kosong. Super Champions WBA, Jorge Lineres dari Venezuela dijadwalkan akan naik kelas melawan petinju Filipina, Gesta.

"Apabila Daud Yordan menang lawan Campbell dalam pertarungan nanti dan kemudian Jorge Lineres naik kelas dan mempertahankan gelarnya maka yang bersangkutan akan meninggalkan gelarnya di kelas ringan WBA. Jika Lineres tidak jadi naik kelas maka Daud akan menghadapi Lineres. Makanya kami mempersiapkan Daud Yordan menuju dunia," katanya.

baca juga: Resmi, Serie A Italia Kembali Dilanjutkan 20 Juni 2020

Daud Yordan yang memiliki rekor bertarung 37 kali menang (25 di antaranya dengan KO) dan tiga kali kalah ini terakhir naik ring ketika mengalahkan petinju Thailand, Campee Phayom, di Singapura, 25 Maret 2017. (*)

sumber: suara.com

Penulis: Agusmanto