Begini Curhatan Bos MotoGP Soal Valentino Rossi

"Rossi punya peran besar di balik ketenaran kejuaraan balap motor tertinggi di dunia itu"
Valentino Rossi (Net)

MOTOGP, KLIKPOSITIF -- Valentino Rossi adalah satu-satunya pembalap MotoGP yang masih kompetitif di umurnya yang telah senja. Ketenaran Mick Doohan bersama Honda mulai pudar begitu Rossi selalu tampil apik di beberapa balapan.

Hal itu pernah diungkapkan oleh mantan pembalap MotoGP dan juga mantan rival Rossi, Nicky Hayden di musin 2016 lalu. Kehebatan The Doctor lantas wajar jika ia kemudian menjadi pembalap yang dikagumi oleh banyak pihak.

Salah satu orang yang menaruh kagum yang sangat besar pada pembalap 38 tahun itu adalah bos Dorna Sports-penyelenggara MotoGP, Carmelo Ezpeleta.

Bagi dia, Rossi punya peran besar di balik ketenaran kejuaraan balap motor tertinggi di dunia itu. Dari sisi olahraga, Rossi bagi Carmelo adalah sosok yang sangat hebat.

"Orang bilang saya mendukung Valentino, saya katakan: tentu saja saya lakukan. Tapi saya tidak mendukungnya dari sudut pandang olahraga," katanya.

Namun begitu, Ezpeleta mengaku ia tetap berlaku adil pada The Doctor ketika ia melakukan pelanggaran seperti pada musim 2015 lalu.

"Di lintasan, Valentino sama seperti pembalap lain dan diperlakukan seperti itu. Dia dihukum seperti orang lain, seperti yang kita lihat di Sepang pada 2015. Dari sudut pandang penyelenggara kejuaraan, jika ada satu orang yang harus saya ucapkan terima kasih, itu adalah Valentino. Bahkan saingan berat pun harus mengakui dia spesial," tutur dia.

Pernyataan itu mengindikasikan jika Ezpeleta belum siap untuk berpisah dengan Rossi. Maklum, tahun ini kontrak pemilik nomor 46 dengan tim Movistar Yamaha akan berakhir.

Sejauh ini, Yamaha belum memberi tanda bakal memperbarui kontraknya. Disinggung mengenai hal itu, Ezpeleta mengatakan bahwa pihaknya belum berbicara dengan Rossi. Namun begitu, dia masih terlihat menikmati penampilannya di lintasan balap.

"Kami belum berbicara pada Rossi. Saya selalu mengatakan bahwa yang terpenting adalah dia adalah pembalap ... Baca halaman selanjutnya