Kendala Teknis, Start Tour de Indonesia 2018 Pindah Lokasi

"Titik awal balapan akan dimulai dari Candi Prambanan"
Ilustrasi balap sepeda (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

OLAHRAGA, KLIKPOSITIF -- Rute Tour de Indonesia 2018 akan mengalami sedikit perubahan. Lomba yang awalnya akan bermula di Candi Borobudur, Magelang, akan digeser ke Candi Prambanan, Sleman.

Perbahan lokasi tersebut dilakukan karena alasan teknis, dan telah disepakati dalam rapat pleno Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) Sabtu lalu.

"Perubahan ini dilakukan karena kendala teknis, sehingga atas bantuan dari Pengprov ISSI Yogyakarta titik awal balapan akan dimulai dari Candi Prambanan," kata Ketua Bidang perlombaan PB ISSI, Parama Nugroho.

Parama yang juga menjabat sebagai penanggung jawab kegiatan Tour de Indonesia 2018 itu menyebut bahwa perubahan lokasi start tersebut tidak mengubah rencana kejuaraan.

Seperti rencana awal, Tour de Indonesia 2018 akan berlangsung dalam empat etape pada 25-28 Januari.

Hanya saja dengan perubahan titik start tersebut, etape pertama akan menempuh jarak 130 kilometer dari Yogyakarta menuju Ngawi.

Dari Ngawi, rombongan akan bermalam di Madiun untuk mengawali etape kedua yang berjarak 117,7 kilometer dari Madiun menuju Mojokerto.

Dari Mojokerto para pembalap akan kembali ditransfer menuju Probolinggo untuk menjalani etape ketiga dari Probolinggo menuju Banyuwangi dengan jarak 202 kilometer.

Etape keempat akan dimulai di Gilimanuk dan berakhir di Denpasar, dengan jarak tempuh 162 kilometer.(*)