Ini yang Harus Dilakukan Marquez Jika Masih Ingin Juara di Musim 2018

"Menurut catatan MotoGP, sepanjang musim 2017, The Baby Alien terjatuh sebanyak 27 kali"
Sepanjang musim 2017, Marquez terjatuh sebanyak 27 kali (GPOne)

MOTOGP, KLIKPOSITIF -- Marc Marquez berhasil mencetak namanya di piala juara MotoGP 2017 setelah mengalahkan Andrea Dovizioso di seri terakhir Valencia, November lalu.

Pembalap yang berhasil mempertahankan gelarnya sejak tahun 2016 itu menjalani panasnya lintasan aspal dengan tidak mudah.

Mulai dari rivalitas di awal musim yang cukup ketat dengan Maverick Vinales dan Rossi, hingga terjatuh di beberapa balapan dan sesi latihan bebas.

Menurut catatan MotoGP, sepanjang musim 2017, The Baby Alien terjatuh sebanyak 27 kali. Jumlah itu lebih banyak dari seluruh pembalap kelas utama.

Namun menurut legenda MotoGP Kevin Schwantz, angka tersebut membuktikan bahwa Marquez adalah pembalap yang sangat agresif.

Bagi Schwantz, gaya balapan yang keras dan agresifnya Marquez tersebut lama-kelamaan akan mengancam dirinya sendiri.

"Anda harus menemukan cara untuk mengendarai dengan keras dan pada saat yang sama menurunkan risikonya, karena suatu hari nanti Anda bisa menyakiti diri sendiri," katanya pada Motorsport.

Soal gaya Marquez yang kerap mempertahankan akselerasi motor hingga limit sebelum memasuki tikungan, Schwantz menyebut pembalap asal Spanyol tersebut hanya didukung oleh keberuntungan semata.

"Dia berada di limit setiap lap. Jika anda memberikan 100%, Anda membuat kesalahan, tapi juga cara untuk cara untuk mengendarai motor yang bisa Anda lakukan," sebut dia.

Namun begitu, ia mengaku cukup memuji setiap aksi Marquez di lintasan. Hanya saja Marquez harus merubah agresifitasnya tersebut di musim ini, jika masih ingin menjadi juara dunia MotoGP.

"Anda tidak dapat melakukannya pada 95% atau 95%. Dia beruntung karena mengalami beberapa kecelakaan besar tahun ini tanpa menyakiti dirinya sendiri," pungkas Schwantz.(*)