Perisai Diri Binaan FKKSP Ikuti Kejuaraan PDIC di Malang

Atlet Kelatnas Perisai Diri binaan FKKSP foto bersama di pelantaran parkir Universitas Brawijaya, Malang.
Atlet Kelatnas Perisai Diri binaan FKKSP foto bersama di pelantaran parkir Universitas Brawijaya, Malang. (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Perguruan Silat Kelatnas Perisai Diri binaan Forum Komunikasi Karyawan Semen padang ( FKKSP ) mengikuti kejuaraan pencak silat Perisai Diri International Championship (PDIC) ke-9 di Malang, Jawa Timur.

Pada kejuaraan yang digelar di Universitas Brawijaya yang dimulai sejak 26 Oktober hingga 2 November 2017 tersebut, Kelatnas Perisai Diri binaan FKKSP mengirim sembilan atlet yang turun di kategori tanding dengan kelas berbeda.

Untuk kategori tanding di kelas remaja, pesilat yang diturunkan adalah Melsan Cahyani yang turun di Kelas A Putri (39-42 Kg), Frendy Prima Yendri Kelas A Putra (39-42 Kg), Aditya Rukmana Kelas D Putra (48-51 Kg) dan Shavira Tri Anisa Pulungan Kelas G Putri (57-60 Kg).

Kemudian kelas dewasa, pesilat yang diturunkan Ari Leo Fernandes di Kelas A Putra (45-50 Kg), Rozi Oktavianus Kelas D Putra (60-65 Kg) dan Kory Yolanda Kelas F Putri (70-75 Kg). Sedangkan kelas bebas dan bebas khusus, masing-masing diisi oleh Aulia Gusti dan Yandri Zaldo.

Official Atlet Perisai Diri binaan FKKSP , Mardas mengatakan, PDIC ke-9 ini diikuti oleh sejumlah negara di Eropa, Amerika dan Asia. Di antaranya, Amerika Serikat, Jerman, Belanda, Jepang dan Australia.

Kejuaraan antar Kelatnas Petisai Diri ini, kata dia, merupakan agenda wajib Kelatnas Perisai Diri yang diadakan satu kali dalam dua tahun. "Selain untuk mencari bibit atlet, kejuaraan ini juga menjadi ajang silahturahmi bagi seluruh atlet Kelatnas Perisai Diri ," kata Mardas saat dihubungi dari Padang, Sabtu (28/10).

Terkait untuk target medali pada PDIC, Mardas menyebut bahwa sebagai pelatih, dirinya pasti memasang target. Namun berapa target medali yang akan diraih, dirinya belum bisa memastikan. "Yang jelas kami punya target. Setidaknya, satu medali emas bisa kami bawa pulang," ujarnya.

Mardas pun mengaku berterimakasih kepada PT Semen Padang . "Tanpa ada suport dan dukungan dari PT Semen Padang , belum tentu atlet Kelatnas Perisai Diri binaan FKKSP bisa mengikuti kejuaraan international tersebut," pungkas Mardas. (*)

Baca Juga

Penulis: Riki S